Cetak Empat Gol Tanpa Balas, PSMS Kudeta Persikad dari Puncak Grup A
beritasumut.com PSMS Medan kembali menunjukkan ketajamannya di kandang sendiri setelah membantai Persikad Depok dengan skor 40 dalam lanju
Olahraga
Medan, (beritasumut.com)
Koperasi seharusnya mampu berdayakan perempuan,meningkatkan kreatifitas, menampung dan menyalurkan hasil kerajinan yang berujung menambah penghasilan keluarga. Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Sumatera Utara Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho saat membuka Workshop Koperasi di Gedung Bina Graha, Jalan Diponegoro, Medan, Sabtu (10/11/2012).
Workshop Koperasi bertemakan Peran Koperasi dalam Pemberdayaan Perempuan Sumatera Utara itu dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Koperasi Syariah Salimah Sumatera Utara Sri Prafanti, Ketua Bidang Pendidikan Pimpinan Salimah Pusat Eko Sri Wahyuni S, Khairiyah. Selaku narasumber, Syurti S. pengusaha Ummi Collection, Ketua Koperasi Salimah Kabupaten/Kota se sumatea Utara dan ratusan undangan lainnya.
Baca Juga:
Sutias mengingatkan tujuan koperasi itu seharusnya dapat dimaksimalkan. Dengan koperasi khususnya perempuan dapat lebih diberdayakan. Keahlian dan kreatifitas semisal kerajinan tangan dapat ditampung dan dipasarkan sehingga dapat menambah penghasilan. Selama ini di PKK sendiri sudah memiliki program Usaha Peningkatan Penghasilan Keluarga (UP2K) dimana kader PKK dilatih untuk memaksimalkan potensi yang ada. "Kalau di rumah ada pekarangan dapat ditanami sayur-sayuran, semisal pun tidak sampai dipasarkan setidaknya dapat mengurangi beban belanja," kata Sutiyas.
Lebih jauh Sutias mengingatkan di tengah masyarakat saat ini banyak koperasi, namun kebanyakan lebih fokus terhadap simpan pinjam. Itu pun ujung-ujungnya memberatkan nasabahnya karena bunga masih cukup besar. Sehingga, alih-alih menambah penghasilan malah anggota terjebak utang. Padahal sebenarnya koperasi itu dapat bersifat pendidikan, pembinaan, penampungan, penyaluran hasil kerajinan dan produksi anggotanya.
Baca Juga:
"Salimah sampai sejauh ini belum datang meminjam kepada kami, itu artinya Salimah punya modal yang cukup," ujar Sutias sambil tersenyum, sontak disambut tepuk tangan seluruh peserta.
Sutias secara pribadi memuji Salimah yang telah banyak membantu tambahan modal usaha kepada orang dan kelompok masyarakat Sumatera Utara. Hebatnya lagi beberapa dari permodalan diberikan gratis. Sutias mengimbau seluruh masyarakat khususnya perempuan yang belum ikut koperasi agar segera bergabung dengan koperasi, guna menambah pengetahuan dan penghasilan.
Menutup sambutannya tak lupa kembali Sutias mengimbau Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sumatera Utara agar lebih meningkatkan perannya, jangan sampai koperasi Sumut kalah dibanding propinsi lainnya. (BS-033)
beritasumut.com PSMS Medan kembali menunjukkan ketajamannya di kandang sendiri setelah membantai Persikad Depok dengan skor 40 dalam lanju
Olahraga
beritasumut.com Seorang residivis kembali masuk penjara usai ditangkap personel Polsek Binjai Kota. Pelaku yakni MC alias IRUM. Pria 40 tah
Peristiwa
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menggagalkan peredaran 244 kilogram (kg) sabu dalam kurun
Peristiwa
beritasumut.com Tim Polsek Medan Kota menangkap pelaku spesialis bongkar rumah di Jalan Makmur, Gang Ganefo, Kelurahan Pasar Merah Timur, K
Peristiwa
beritasumut.com DSP Law Firm, kuasa hukum anggota DPRD Deli Serdang, Dr Misnan Aljawi SH MH, memberi peringatan terbuka terhadap sejumlah m
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi besar saat menjamu Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Pelatih Ayam K
Olahraga
beritasumut.com Setelah melalui proses penyelidikan intensif, akhirnya Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus
Peristiwa
beritasumut.com TKA (28), penjambret seorang nenek berusia 80 tahun, ditangkap personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Sa
Peristiwa
beritasumut.com Edarkan Sabu di Binjai, Sumatera Utara, pemuda 18 tahun asal Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas, ditangkap perso
Peristiwa
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi