Cetak Empat Gol Tanpa Balas, PSMS Kudeta Persikad dari Puncak Grup A
beritasumut.com PSMS Medan kembali menunjukkan ketajamannya di kandang sendiri setelah membantai Persikad Depok dengan skor 40 dalam lanju
Olahraga
Medan, (beritasumut.com)
Program pelatihan dan pemberian modal kerja bagi 50 ribu penganggur di Sumatera Utara bukan hal sulit untuk dilaksanakan. Pelaksanaan program tersebut hanya butuh niat kuat menekan angka penganggur serta kemampuan melakukan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak.
“Itu bukan program yang mustahil, tetapi sangat mungkin dan tidak sulit untuk kita laksanakan. Kita hanya butuh niat kuat, konsep yang jelas dan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak,†kata Tokoh Masyarakat Sumut Rustam Effendy Nainggolan di Medan, Senin (29/10/2012).
Baca Juga:
Sebelumnya, Rustam Effendy Nainggolan yang akrab disapa RE Nainggolan itu menyatakan, jika terpilih jadi Gubernur Sumut 2013-2018, salah satu program kerjanya yaitu memberikan pelatihan dan modal kerja bagi 50 ribu penganggur di Sumut. Penganggur tersebut diutamakan dari kalangan pemuda, petani dan nelayan, serta anak putus sekolah.
Pelatihan meliputi pengetahuan dan keterampilan peningkatan produktivitas pertanian dan perikanan, perbaikan alat elektronik dan telekomunikasi, perbaikan kendaraan bermotor, serta jenis-jenis pelatihan ketrampilan lainnya yang dibutuhkan dunia kerja. Pelatihan akan dipusatkan di Rumah Pelatihan dan Inisiasi Produktifitas yang akan didirikan di setiap kabupaten/kota.
Baca Juga:
Pemberian pelatihan dan modal kerja bagi 50 ribu penganggur di Sumut tersebut akan dibagi dalam lima tahun, sehingga setiap tahunnya akan menjangkau 10 ribu penganggur. Biaya pelatihan dianggarkan sebesar Rp5 juta per orang dan akan dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Sumut sebesar Rp50 miliar per tahun. Biaya pelatihan sebesar itu hanya sekitar 0,8 persen dari APBD Sumut Tahun 2012 sebesar Rp6,1 triliun.
RE Nainggolan yang setelah pensiun sebagai Sekretaris Daerah Sumut mendirikan Pusat Ekonomi Rakyat, mengatakan, seusai mengikuti pelatihan dan dinyatakan lulus dengan baik, peserta pelatihan akan diberikan modal kerja Rp20 juta hingga Rp25 juta per orang. Sumber modal kerja itu berasal dari pinjaman perbankan yang sifatnya cepat, murah, aman, dan tanpa agunan.
Menurut RE, hal itu sangat mungkin dilakukan bila Pemerintah Provinsi Sumut dan dunia perbankan, termasuk Bank Indonesia, dapat menyatukan visi, misi, dan semangat meningkatkan perekonomian rakyat. “Saya percaya bahwa perbankan Indonesia juga memiliki semangat yang kuat untuk meningkatkan ekonomi rakyat dan pemerataan kesejahteraan. Persoalannya hanya tinggal bagaimana semua pemangku kepentingan dapat melakukan kerjasama yang baik, sehat, dan berkesinambungan,†kata RE Nainggolan yang selama ini dikenal memiliki semangat dan konsep yang kuat soal pemberdayaan ekonomi rakyat.
Lebih lanjut RE menjelaskan, pemberian pelatihan dan modal kerja bagi 50 ribu penganggur di Sumut tidak hanya akan mengurangi angka penganggur sebesar 50 ribu orang, melainkan bisa 2-5 kali lipat dari jumlah itu. Setiap peserta pelatihan yang telah memperoleh modal kerja dan membuka usaha tentu akan membutuhkan karyawan paling tidak satu orang sampai dua orang atau bahkan bisa lima orang atau lebih bila usahanya berkembang.
“Efek ganda (multiplier effect) dari program ini luar biasa. Selain akan menekan angka penganggur dan membuka lapangan kerja secara masif, program ini akan meningkatkan semangat kewirausahaan dan ekonomi kreatif,†kata RE Nainggolan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah angkatan kerja di Sumut pada Februari 2012 sebanyak 6,56 juta orang, terdiri dari 6,14 juta orang bekerja dan 0,41 juta orang penganggur. Jumlah penganggur yang tergolong besar itu telah menjadi persoalan yang meresahkan masyarakat Sumut.
Dari jumlah angkatan kerja diatas, sebanyak 1,88 juta orang (30,77%) bekerja sebagai buruh/karyawan, 1,48 juta orang (24,06%) sebagai pekerja keluarga, 1,23 juta orang (19,98%) sebagai buruh tidak tetap, dan 972 ribu orang (15,81%) berusaha sendiri. Pekerja pada jenjang pendidikan SD ke bawah masih mendominasi yaitu sebesar 39,37 persen, sedangkan jumlah pekerja dengan pendidikan tinggi masih relatif kecil. Pekerja dengan pendidikan Diploma hanya sebesar 2,66 persen dan pekerja dengan pendidikan Sarjana hanya sebesar 5,21 persen. (BS-002)
beritasumut.com PSMS Medan kembali menunjukkan ketajamannya di kandang sendiri setelah membantai Persikad Depok dengan skor 40 dalam lanju
Olahraga
beritasumut.com Seorang residivis kembali masuk penjara usai ditangkap personel Polsek Binjai Kota. Pelaku yakni MC alias IRUM. Pria 40 tah
Peristiwa
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menggagalkan peredaran 244 kilogram (kg) sabu dalam kurun
Peristiwa
beritasumut.com Tim Polsek Medan Kota menangkap pelaku spesialis bongkar rumah di Jalan Makmur, Gang Ganefo, Kelurahan Pasar Merah Timur, K
Peristiwa
beritasumut.com DSP Law Firm, kuasa hukum anggota DPRD Deli Serdang, Dr Misnan Aljawi SH MH, memberi peringatan terbuka terhadap sejumlah m
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi besar saat menjamu Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Pelatih Ayam K
Olahraga
beritasumut.com Setelah melalui proses penyelidikan intensif, akhirnya Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus
Peristiwa
beritasumut.com TKA (28), penjambret seorang nenek berusia 80 tahun, ditangkap personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Sa
Peristiwa
beritasumut.com Edarkan Sabu di Binjai, Sumatera Utara, pemuda 18 tahun asal Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas, ditangkap perso
Peristiwa
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi