Jumat, 09 Oktober 2026

Kabupaten Taput Bagi Pengalaman Pengembangan Pasar Lelang

Jumat, 22 April 2016 22:16 WIB
Kabupaten Taput Bagi Pengalaman Pengembangan Pasar Lelang
Beritasumut/Ist
Lelang
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Sosial Setda Kabupaten Tapanuli Utara Parsaoran Hutagalung membagi pengalaman dalam pengembangan pasar lelang komoditas. Dia menjelaskan, acara pasar lelang sudah dilaksanakan enam khusus komoditi cabai merah sejak Maret 2016 dengan total transaksi Rp 265 juta. 

Pasar lelang komoditas cabai merah  dilaksanakan di pasar Siborong-borong setiap hari Senin pukul 14.00-18.00 wib. Komoditas cabai merah dipilih karena penyumbang inflasi. "Pertama kali kami laksanakan simulasi rencana hanya 100 kg cabe merah, dengan juru lelang langsung Pak Bupati Nikson Nababan. Ternyata berhasil terjual 500 kg," kata Hutagalung dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten/kota se-Sumatera Utara di Hotel Niagara Parapat, Jumat (22/04/2016). 

Pada lelang pertama ditetapkan harga dasar Rp 32 ribu per kilogram dan berhasil terjual Rp 35-38 ribu per kilogram, dengan total penjualan 500 kg. Lelang ke dua, transaksi mencapai 2 ton, dengan harga dasar Rp 21 ribu, dan  harga jual Rp 33-35 ribu. 

"Tujuan kami adalah untuk peningkatan pelayanan petani dan konsumen, memperpendek rantai pemasaran, persempit ruang tengkulak dan agar dapat rencanakan kalender dan pola tanam serta terbangunnya harga yang sehat, dan bersaing," ujar Hutagalung seraya menambahkan jika pasar lelang ini difasilitasi oleh Pemkab Taput.(BS02)

Tags
beritaTerkait
Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal
Mentan Serahkan Alat Pertanian ke Tobasa, Samosir Taput dan Humbahas
Kepercayaan Petani Meningkat, Pasar Lelang Cabe Tarutung Melaju
Pimpinan SKPD Tandatangani Perjanjian Kinerja
Sekda Provsu Hasban Ritonga Mengaku Tidak Tau Soal Gratifikasi Pansus PAD
Gubsu Tekankan Jajaran Pemprov Sumut Percepat Akselerasi Pembangunan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker