Sabtu, 22 Agustus 2026

Nilai Tukar Petani Sumut Turun 0,04%

Sabtu, 02 April 2016 10:59 WIB
Nilai Tukar Petani Sumut Turun 0,04%
beritasumut.com/int
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Sumatera Utara, Beritasumut.com - Pada Maret 2016, NTP Provinsi Sumatera Utara (2012=100) tercatat sebesar 99,17 atau mengalami penurunan 0,04 persen dibandingkan dengan NTP Februari 2016 sebesar 99,21.

Penurunan NTP Maret 2016 disebabkan oleh turunnya NTP Subsektor Tanaman Pangan (padi dan palawija) sebesar 1,74 persen dan NTP Subsektor Peternakan sebesar 0,11 persen. Sedangkan NTP Subsektor Hortikultura mengalami kenaikan sebesar 1,32 persen, NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat naik sebesar 0,79 persen, dan NTP Subsektor Perikanan naik sebesar 0,08 persen.

"Perubahan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) mencerminkan angka inflasi/deflasi perdesaan. Pada Maret 2016, terjadi inflasi perdesaan di Sumatera Utara sebesar 0,75 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Wien Kusdiatmono, kepada beritasumut.com, Sabtu (02/04/2016).

Dikatakannya, hal ini disebabkan oleh kenaikan indeks pada seluruh kelompok konsumsi rumah tangga, yaitu indeks kelompok bahan makanan sebesar 1,31 persen, indeks kelompok makanan jadi, minuman, rokok, & tembakau sebesar 0,36 persen, indeks kelompok perumahan sebesar 0,36 persen, indeks kelompok sandang sebesar 0,18 persen, indeks kelompok kesehatan sebesar 0,26 persen, indeks kelompok pendidikan, rekreasi & olah raga sebesar 0,52 persen, dan indeks kelompok transportasi & komunikasi sebesar 0,09 persen.

Sementara Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Sumatera Utara Maret 2016 sebesar 105,52 atau naik 0,26 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.(BS01)

Tags
NTP
beritaTerkait
Fintech Crowdlending TaniFund Bantu Petani yang Ingin Mengembangkan Usaha
Babinsa Koramil 15/Bandar Pulau Bantu Petani Olah Lahan Tanaman Jagung
Babinsa Dampingi Petani Langkat Bajak Sawah
Guru di Langkat Keluhkan Pemotongan Gaji ke-14 yang Disetor Melalui Kepsek
Dukung Swasembada Pangan, Babinsa dan Petani Tanam Padi
Babinsa Langga Payung Cek Saluran Irigasi Pertanian Yang Rusak
komentar
beritaTerbaru
hit tracker