Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi mengimbau pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk memanfaatkan dan memaksimalkan jaringan bisnis (networking) dalam mengembangkan usaha.
Imbauan tersebut disampaikan Tengku Erry saat membuka Forum Bisnis dan Silaturahmi Badan Pimpinan Daerah (BPD) HIPMI Sumut di Hermes Place Polonia, Jalan Mongonsidi, Medan, Kamis (20/8/2015).
Hadir Ketua Umum BPP HIPMI Bahlil Lahadalia, Pangdam I BB Mayjen Edy Rahmayadi, Dirut Bank Sumut Edie Rizliyanto dan pengurus BPD dan BPC HIPMI se-Sumut.
Dalam kesempatan itu, Tengku Erry menyatakan, salah satu kunci sukses membangun bisnis adalah membangun jaringan. Semakin luas jaringan, semakin besar peluang yang akan didapatkan. Berbanding lurus, semakin maju juga bidang usaha yang digeluti, apapun itu bentuknya.
“Salah satu rahasia keberhasilan membangun bisnis adalam jaringan usaha. Bangun kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri. HIPMI harus go international,” dorong Tengku Erry.
Tengku Erry yang pernah menjabat Ketua Umum Badan Pimpinan Cabang (BPC) HIPMI Medan periode 1997-2001 ini juga mengaku mendapat banyak manfaat berjaringan saat bergabung di HIPMI.
“Bicara HIPMI, bagi saya tidak asing lagi karena saya ada dan menjadi seperti ini karena HIPMI. HIPMI bagaikan sebuah universitas, tempat kita menimba ilmu dalam menekuni usaha. Bahkan lebih dari itu HIPMI juga menjadi wadah membangun jaringan atau netwoking,” sebut Tengku Erry.
Bahkan Tengku Erry mengaku sempat menjabat Ketua Umum Badan Pimpinan Daerah (BPD) HIPMI Sumut periode 2001-2004. Hak itu merupakan bukti bahwa HIPMI tidak saja sebagai organisasi yang menaungi para pengusaha, namun juga organisasi potensial yang dapat menjadi motor penggerak laju pertumbuhan pembangunan di Sumut.
Oleh sebab itu, para pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI Sumut mengoptimalkan organisasi untuk meningkatkan kualitas diri maupun meningkatkan kinerja bisnis.
“Saya berharap, adik-adik saya pengusaha muda untuk memanfaatkan netwoking yang baik dalam membangun usaha. Dengan demikian, apa yang kita inginkan akan tercapai,” pesan Tengku Erry.
Lebih lanjut Tengku Erry menegaskan, jumlah pengusaha menjadi salah satu indikator kemajuan satu negara. Hal itu terbukti dari perkembangan dan kemajuan Singapura yang memiliki pengusaha mencapai 2 persen dari jumlah penduduknya. Bahkan Malaysia memiliki pengusaha di atas 4 persen.
“Kita masih prihatin, berdasarkan catatan yang ada, jumlah pengusaha di Indonesia masih di bawah 1,5 persen dari jumlah penduduk. Untuk itu, HIPMI harus mendorong pertumbuhan pengusaha baru di Sumut khususnya dan di Indonesia pada umumnya,” saran Tengku Erry.
Dari sisi agama, Islam menyarankan untuk menjadi saudagar karena sebagian besar pintu rezeki dari perniagaan.
“Dalam Islam, tidak disebutkan harus menjadi PNS atau pegawai, tapi diharapkan menjadi pedagang. Makin banyak yang menjadi pengusaha makin maju negara kita,” ujar Tengku Erry.
Sementara Ketua Umum HIPMI Sumut Akbar Himawan Buchari mengatakan, Forum Bisnis dan silaturahmi BPD HIPMI Sumut merupakan refleksi rasa syukur yang dituangkan dalam bentuk halal bi halal.
“Tujuannya agar anggota HIPMI saling bertemu dan saling bermaafan. Lebih dari itu, tentu akan ada diskusi bisnis yang nantinya akan direalisasikan dengan kerja sama saling menguntungkan,” jelas Akbar.
Akbar juga berharap, forum tersebut menjadi wadah menuangkan ide dan gagasan yang nantinya akan ditawarkan ke pemerintah.
“Pertemuan ini kan membuka cakarawala pandang kita terhadap perkonomian Indonesia, khususnya Sumut. Memang akhir-akhir ini perekonomian Indonesia mengalami penurunan. Sebagai anak muda, kita tidak boleh berdiam diri melihat kondisi ekonomi saat ini. Sebaliknya, inilah saat yang tepat memberikan kontribusi dalam upaya membangun bangsa ini,” harap Akbar. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar