Rabu, 09 September 2026

Jokowi Minta Pelaku Usaha Optimistis, Pertumbuhan Indonesia Masih 5 Besar Dunia

Senin, 10 Agustus 2015 17:52 WIB
Jokowi Minta Pelaku Usaha Optimistis, Pertumbuhan Indonesia Masih 5 Besar Dunia
Setkab
Presiden Jokowi didampingi Ketua OJK Muliaman Hadad meresmikan TV Pasar Modal, di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (10/8/2015).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pelaku pasar untuk tetap optimistis di tengah lesunya perekonomian dunia. Presiden menyampaikan permintaan itu saat menghadiri ulang tahun ke-38 Pasar Modal Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kawasan SCBD, Jakarta, Senin (10/8/2015).

"Kita harus tetap optimis. Tidak usah merasa perekonomian Indonesia saja tetapi negara yang lain juga melambat dan kita masih, pertumbuhan ekonomi kita masih 5 besar dunia," ujar Jokowi, sebagaimana dilansir situs resmi Setkab RI.

Untuk meyakinkan para pelaku pasar, Presiden kemudian secara langsung meminta Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro untuk menyampaikan target penyerapan anggaran kementeriannya, yang dijawab 93 persen.

"Yang jawab Menteri Keuangan," kata Jokowi, seraya menambahkan bahwa seluruh kementerian pada semester kedua nanti akan menggenjot belanjanya.

"Perkiraan bulan Oktober-November pasti meroket belanjanya," kata Presiden.

Untuk lebih meyakinkan bahwa perekonomian Indonesia tetap mengalami pertumbuhan, Jokowi meminta pelaku pasar untuk melihat langsung di lapangan, khususnya pembangunan infrastruktur.

"Kalau ada yang tidak percaya. Masih meragukan pembangunan infrastruktur tidak jalan, saya akan tunjukkan," terang Presiden.

Sebelumnya Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, kecepatan penyerapan anggaran pemerintah yang menjadi andalan pertumbuhan ekonomi semester II 2015 bergantung pada tiga kementerian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pertanian.

Pada akhir sambutannya, Presiden menyatakan dukungan pemerintah untuk terus mendorong BEI  agar makin kokoh menghadapi berbagai dinamika perekonomian dunia, sehingga dapat menjadi barometer pasar modal, baik di tingkat Asia maupun global.

"Marilah kita jaga dan terus tingkatkan kinerja pasar sehingga pasar modal Indonesia akan menjadi baromoter, baik di tingkat Asia maupun dunia," kata Jokowi.

Di sisi lain, Presiden mengingatkan otoritas pasar modal untuk terus berbenah dan memperkuat keterlibatan investor dalam negeri.

"Saya yakin, pelaku pasar modal domestik akan cukup matang sehingga pasar modal kita makin kokoh menghadapi arus keuangan global yang mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya," katanya.

Usai memberi sambutan, Presiden lalu menandatangani prasasti Peluncuran saluran TV  Pasar Modal "Indonesia Business Capital Market Channel" dilanjutkan dengan penaijauan ke studio.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Menko Perekonomian Sofyan Djalil,  Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lau Simeme
Panglima TNI Sematkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana Kepada Presiden RI di atas KRI RJW-992
Presiden Tekankan Pentingnya Bangun SDM Unggul untuk Tingkatkan Daya Saing Global
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu Berkapasitas 82 Juta Meter Kubik
Presiden Jokowi Kecam Keras Serangan Israel ke Rafah
Presiden Tegaskan Pemerintah Bantu Relokasi Korban Banjir dan Bangun Sabo Dam di Sumatera Barat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker