Selasa, 14 Juli 2026

MAC, Wadah Belajar di Bidang Perfilman

Senin, 28 November 2016 14:51 WIB
MAC, Wadah Belajar di Bidang Perfilman
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Medan Art Of Cinematography (MAC) adalah komunitas film yang sudah terbentuk sejak beberapa tahun lalu, namun sempat vakum dan mulai aktif kembali pada 7 Februari 2016 dengan anggota baru yang sebagian besar adalah siswa sekolah.

Kepengurusan MAC saat ini dengan Ketua Umum Ghazali SKom, Ketua Drs Bashir (pimpinan Televisi Komunitas TV36 Medan) dan beranggotakan Drs Jamal Husein Harahap, Daud, Denarto, Dita Yolanda, Dwi Annisa Putri, Faisal Fabiano, Faqih Rhofika Saragih, Hayatus Salmi, Malbira Yolanda, Miftahurrizka Matondang, Indah Nurhaliza dan Muhammad Ramansyah.

Setiap anggota dalam komunitas ini telah memiliki tempat atau fungsi di bidang masing-masing, mulai dari kameramen, tata suara, lighting, editing dan lain-lain.

Komunitas ini dibentuk sebagai wadah untuk orang-orang yang mau belajar sungguh-sungguh dalam dunia perfilman. Karena menurut Ghazali, dunia film butuh orang yang mau bekerja keras, bukan orang ‘mentel’ yang hanya sekadar eksis atau ikut-ikutan teman.

"Kalau tentang kepintaran, tidak diutamakan. Yang terpenting mau belajar dan bersungguh-sungguh. Karna MAC bukan mencari orang pintar. Tapi orang yang berkemauan keras dan keingintahuan tentang film yang tinggi. Ibarat pisau yang tumpul, akan tajam jika terus diasah," kata Ghazali, di Medan, baru-baru ini.

Sejauh ini, telah banyak praktek belajar yang dilakukan, hampir setiap minggu. Ini dilakukan agar para anggotanya semakin mampu menguasai bidangnya masing-masing.

Saat ini MAC juga sedang sibuk untuk produksi film yang akan diikutsertakan dalam Festival Film Pendek Indonesia (FFPI) setelah berhasil memenangkan satu kategori di ajang Festival Film Anak (FFA)  yang diadakan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) yang penganugerahannya dilakukan tanggal 26 November 2016.

Film mereka “Secercah Harapan di Perempatan” memenangkan gelar Sutradara Terbaik atas nama Indah Nurhaliza.

“Film yang akan kami buat adalah film fiksi bergenre komedi. Pada tanggal 27 November 2016, kami mengadakan casting untuk pemaain film tersebut, selain MAC juga mengadakan acara Ngopi Sadis alias Ngobrolin Film Sambil Diskusi dengan narasumber orang-orang yang andal di bidang perfilman,” papar Ghazali.

Ghazali mengatakan, selain bersungguh-sungguh dan berkemauan keras, semua anggota MAC juga dituntut selalu kompak dan saling menghargai satu sama lain. Serta memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi.

“Karena dalam film, tim yang solid merupakan kunci utama terciptanya film yang dapat memberi kesan serta kepuasan, baik bagi seluruh crew maupun penonton,” katanya mengakhiri.

(dikirim oleh Faqih Rofika Saragih/Siswi SMK Broadcasting Bina Creative Medan)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Film Indonesia Menguat di Panggung Internasional Sepanjang 2025
Komunitas Peduli Seniman Sumut Kutuk Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Jurnalis Tempo
BEDUKK 2025, Pertamina Perkuat Sinergi dengan Komunitas Nelayan dan Pelaku Usaha Mikro di Sibolga
Lanjutkan Program UHC-JKMB, Rico Waas Apresiasi Lomba Karya Tulis Jurnalis KoJAM
Ketua DPRD Sumut Ajak KoJAM Kolaborasi Pemberitaan dan Kritik Membangun
Wakil Walikota Medan Gunakan Bus Listrik Berangkat ke Kantor
komentar
beritaTerbaru
hit tracker