Minggu, 07 Desember 2025

Pertamina EP Pangkalan Susu Dorong Konservasi Mangrove Lewat Pelatihan Silvofishery

Rabu, 05 November 2025 18:24 WIB
Pertamina EP Pangkalan Susu Dorong Konservasi Mangrove Lewat Pelatihan Silvofishery
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com-Pertamina EP Pangkalan Susu, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR), menggelar pelatihan Silvofishery bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) Penghijauan Maju Bersama di Dusun X Paluh Baru, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan ini diikuti 20 anggota KTH dan bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove sekaligus mengembangkan budidaya perikanan berkelanjutan melalui sistem silvofishery.

Baca Juga:

Ketua KTH Penghijauan Maju Bersama, Kasto Wahyudi, menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina EP Pangkalan Susu atas dukungan dan pendampingan yang konsisten.

"Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang pengelolaan silvofishery. Dengan bimbingan dari Pertamina, kami berharap program ekowisata mangrove dapat berkembang pesat dan membawa kesejahteraan bagi anggota kelompok serta masyarakat sekitar," ujarnya, dalam siaran persnya, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga:

Pelatihan dibuka oleh Pjs. Field Manager Pangkalan Susu Field Aris Widodo, dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Oding Affandi, S.Hut., MP dari Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) dan Fridolin Hutabarat selaku Penyuluh Kehutanan Ahli Muda dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) I Stabat, Langkat, Sumatera Utara.

Sementara itu, Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Regional 1 Sumatra Iwan Ridwan Faizal mengatakan ekosistem mangrove memiliki peran penting sebagai kawasan peralihan antara darat dan laut. Karena itu, diperlukan edukasi yang mendorong masyarakat untuk menjaga dan memulihkan ekosistem tersebut tanpa mengorbankan kesejahteraan ekonomi.

"Sistem silvofishery menjadi solusi yang memadukan kegiatan budidaya ikan atau udang dengan rehabilitasi ekosistem mangrove di area tambak," ujar Iwan.

Silvofishery merupakan sistem budidaya yang menggabungkan fungsi konservasi hutan mangrove dengan kegiatan perikanan tambak. Dalam sistem ini, sebagian lahan digunakan untuk menanam mangrove dan sebagian lainnya dimanfaatkan untuk budidaya ikan atau udang.

Pendekatan ini terbukti mampu menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, mencegah abrasi, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Iwan menambahkan, dalam menjalankan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) bertajuk Ekowisata Mangrove Pasar Rawa, Pertamina EP Pangkalan Susu berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan bagi kelompok penerima manfaat. Saat ini, program silvofishery tengah dikembangkan di lahan seluas satu hektar sebagai percontohan.

"Pengembangan silvofishery ini tidak hanya berfokus pada pelestarian mangrove dan perikanan, tetapi juga sebagai pusat edukasi bagi pengunjung. Area ini terintegrasi dengan pondok wisata mangrove dan guest house yang dikelola masyarakat," tambahnya.

Pertamina EP Pangkalan Susu Field menggelar pelatihan Silvofishery untuk Kelompok Tani Hutan (KTH) Penghijauan Maju Bersama di Dusun X Paluh Baru, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. (foto:istimewa)

Tags
beritaTerkait
Peduli Korban Banjir Bandang, Anindya Bakrie Salurkan Bantuan Kadin ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
Arman Chandra Salurkan 500 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi
KADIN Medan dan WALUBI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Arman Chandra: Bentuk Kepedulian Pengusaha
Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem
Wuling Meniagakan Darion ‘Evolving Family Moments’ di Medan, Tersedia Pilihan EV dan PHEV
Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal
komentar
beritaTerbaru
hit tracker