KADIN Sumut: Kelangkaan BBM Ancam Iklim Usaha dan Stabilitas Ekonomi Daerah
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Beritasumut.com-Perusahaan Konsultan dan Penasihat keberlanjutan terkemuka IndonesiaWISE telah menyelesaikan penelitian komprehensif selama bertahun-tahun di tujuan wisata terkenal di Sumatera Utara (Sumut) seperti Medan, Berastagi, Deli Serdang, Siantar, Danau Toba, Balige, Silangit dan lain-lain.
Terkait hal itu, IndonesiaWISE menggelar seminar bertajuk 'Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Sumatera Utara' yang diselenggarakan di Prime Plaza Kualanamu Hotel, Deli Serdang.Seminar diikuti sekitar 100 delegasi mewakili pemangku kepentingan utama di industri seperti pemerintah, hotel, restoran, operator tur, pemasok UKM, media, lembaga akademik, LSM dan pakar.
Baca Juga : Ini Program Bobby Nasution untuk Memasyarakatkan Olahraga di Kota Medan
Hadir sebagai pembicara utama adalah Amol Titus selaku Sustainability Expert, Professor dan CEO IndonesiaWISE, Zumri Sulthony selaku Kepala Dinas Pariwisata Sumut, Khoirum Rizal Kepala Dinas Pariwisata Deli Serdang, Agus Suriyono Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan dan Tetti Naibaho Kepala Dinas Pariwisata Samosir.
Dalam kesempatan itu, Amol Titus menyoroti 10 poin utama dan saran untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Sumut berdasarkan penelitian proyek yang telah dilakukan."Sumatera Utara adalah salah satu provinsi yang paling beragam secara ekologi dan budaya di Indonesia dan bahkan di kawasan ASEAN".
"Keanekaragaman lingkungannya tidak hanya kaldera Danau Toba yang spektakuler tetapi juga pegunungan, sungai, air terjun, dan hutan alam yang indah yang berisi banyak spesies hewan, burung, serangga, dan bunga langka.Keanekaragaman budaya mencakup orang-orang dari banyak etnis, agama dan tradisi. Ini dapat dilihat dalam berbagai bentuk seni, warisan arsitektur, musik, tari dan kuliner," papar Amol dalam keterangannya, Senin (21/02/2022).
[br] Amol melanjutkan, kekayaan keragaman yang ditawarkan Sumut merupakan potensi untuk menjadi tujuan wisata yang unik bagi wisatawan domestik dan internasional. Hal ini sangat penting mengingat sektor pariwisata sangat vital bagi perekonomian dan lapangan kerja di provinsi yang terkena dampak buruk akibat pandemi Covid-19.
Kemudian, untuk memanfaatkan potensi pariwisatanya dengan baik, Sumut harus mengadopsi praktik Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. Aspek yang paling penting dari ini adalah pelestarian lingkungan alam yang masih asli. Hal ini menghadapi ancaman serius karena perbuatan manusia seperti penggundulan hutan, konstruksi berlebihan di daerah rapuh yang memicu erosi dan tanah longsor, pembalakan liar, perburuan liar dan kebakaran hutan.
"Konservasi harus menjadi prioritas bagi semua pemangku kepentingan dan hotel dapat mendorong tamunya untuk berkontribusi pada program konservasi yang kredibel yang sudah berjalan di Sumatera Utara," jelasnya.
Selain itu, pengelolaan lingkungan juga memerlukan pengolahan limbah dan sampah secara tepat, yang mana ini merupakan masalah serius di seluruh Sumatera Utara karena kapasitas yang tidak memadai dan tidak adanya teknologi modern serta instalasi pengolahan. Limbah yang tidak diolah dan limbah industri merusak badan air seperti sungai dan danau. Hal ini perlu menjadi prioritas utama dalam proyek peningkatan infrastruktur.
Dampak polusi, lanjutnya lagi, dari kendaraan harus diminimalkan di daerah yang kaya akan keanekaragaman ekologi seperti Sumut. Saat mengembangkan infrastruktur terkait konektivitas, hal ini perlu diingat. Penekanan lebih pada transportasi umum bersama, kendaraan listrik dan zona pejalan kaki atau bersepeda.
[br] Pemeliharaan destinasi wisata menurut Amol perlu ditingkatkan dengan toilet yang layak, fasilitas bagi wisatawan berkebutuhan khusus, tempat sampah, pelabelan pohon langka dan penandaan peraturan bagi wisatawan. Larangan penggunaan plastik sekali pakai harus ditegakkan secara tegas. "Jika air minum bersih dapat disediakan, masalah botol air plastik yang berakhir di tempat pembuangan sampah dan badan air dapat dikurangi," terangnya.
Kemudian, informasi yang lebih luas tentang keragaman budaya Sumut termasuk situs warisan, museum, situs wisata suku dan desa harus disusun dan disosialisasikan dengan baik melalui situs web dan kampanye. Tingkat kesadaran di kalangan wisatawan domestik bahkan di ibu kota negara Jakarta masih rendah.
Untuk Pariwisata, kata Amol, harus terintegrasi. "Misalnya, wisatawan yang merencanakan kunjungan ke Danau Toba harus ditawarkan paket gabungan termasuk menginap di Medan, kunjungan ke Deli Serdang dan Bukit Lawang. Paket harus mencakup kombinasi destinasi lingkungan dan budaya.Festival dan kampanye perlu sosialisasi yang lebih baik melalui media sosial," sebutnya.
Wisatawan Indonesia tambahnya, dengan pengeluaran tinggi setiap tahunnya mengunjungi destinasi regional seperti Malaysia, Singapura dan Thailand dalam jumlah besar. Dengan pengembangan bandara Kuala Namu dan Silangit, dilakukan upaya untuk mendorong persinggahan di Sumut. Sektor penerbangan dan hotel perlu membuat paket yang layak dan harga bersaing.
Terakhir, kata Amol, sektor perhotelan harus lebih berperan dalam memanfaatkan produk lokal dari petani lokal dan UKM. Asosiasi industri harus berkontribusi dalam mengembangkan rantai pasokan lokal."Mereka juga harus memberikan kesempatan kepada seniman, musisi, penari, dan pembuat kerajinan lokal untuk berpartisipasi dalam acara mereka," pungkasnya.(BS09)
Baca Juga:
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dalam vape, atau yang
Peristiwa
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
beritasumut.comKomandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Serti
Peristiwa
Putri Saraswati Dewi memohon dan berharap pihak Polrestabes Medan membebaskan suaminya (Roberto) yang saat ini masih ditahan. Ia menyatakan
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber o
Ekonomi
beritasumut.comTransisi energi bukan sekedar peralihan dari sumber energi fosil menjadi ramah lingkungan. Sistemnya harus berkelanjutan dan
Peristiwa
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa