Jumat, 24 April 2026

Libur Panjang Akhir Pekan Ini, Menteri Koperasi UKM Sebut Wisatawan Butuh Jaminan Protokol Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2020 20:00 WIB
Libur Panjang Akhir Pekan Ini, Menteri Koperasi UKM Sebut Wisatawan Butuh Jaminan Protokol Kesehatan
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan protokol kesehatan menjadi daya tarik wisatawan yang ingin menikmati libur panjang akhir pekan ini. Sebab para pelancong akan tertarik berlibur di hotel, tempat wisata, dan restoran yang aman dari penularan Covid-19.

"Mereka yang mau makan di warung, tidur di hotel, yang menerapkan protokol kesehatan akan merasa aman. Ini penting untuk kita yang akan merencanakan liburan," ujar Menteri Koperasi UKM Teten Masduki dalam talkshow "Dialog Covid-19: Penerapan Protokol Kesehatan di UMKM" di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Senin (26/10/2020) siang.

Menteri Koperasi UKM mengatakan, bagi konsumen atau turis bukan harga murah atau diskon barang. Melainkan jaminan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir. Bagaimana protokol kesehatan untuk perhotelan, pesawat terbang, restoran, dan kafe bisa meyakinkan turis yang sadar protokol kesehatan.

Baca Juga:

"Turis yang berpergian itu punya uang dan berpendidikan. Kalau disadarkan dengan protokol kesehatan memakai masker, makanan higienis, saya kira semua orang tidak takut untuk liburan,” sambung Teten Masduki, dilansir dari Covid19.go.id, Senin (26/10/2020).

Koordinator Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan pelaku UMKM yang menerapkan protokol kesehatan bisa mendatangkan keuntungan. Salah satunya, kata Wiku, konsumen akan yakin untuk membelinya. "UMKM kalau disiplin protokol kesehatan akan membuat keyakinan konsumen untuk membelinya. Ini saling menguntungkan," ujarnya.

Baca Juga:

Dia menegaskan ekonomi bisa berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun kalau indikator ekonomi berjalan dan kasusnya naik berarti ada yang tidak disiplin. "Entah itu dari konsumen atau UMKM-nya. Makanya harus gotong royong menjadi satu," papar Prof. Wiku yang akan tetap bekerja meski libur panjang cuti bersama akhir pekan ini. (BS09)

Tags
beritaTerkait
 Antisipasi Libur Panjang dan Bencana Alam, 486 Personel Brimob Polda Sumut Disiagakan
Libur Panjang, Jalur Medan-Berastagi Terpantau Lancar
Garuda Indonesia Operasikan 68 Penerbangan Tambahan saat Long Weekend
Polda Sumut Siapkan Skema Pengamanan Lalu Lintas Antisipasi Libur Panjang
Pj Bupati Langkat Resmikan Wisata Pantai Citra untuk Meningkatkan Perekonomian Desa Namo Sialang
Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut
komentar
beritaTerbaru
hit tracker