Minggu, 26 April 2026

BPODT Gelar Site Visit Pelatihan Kepariwisataan Masyarakat Kawasan Danau Toba

Sabtu, 01 Desember 2018 16:30 WIB
BPODT Gelar Site Visit Pelatihan Kepariwisataan Masyarakat Kawasan Danau Toba
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) yang berada di bawah naungan Kementerian Pariwisata telah sukses melaksanakan Site Visit Program Pelatihan Kepariwisataan untuk masyarakat kawasan Danau Toba di Bandung, Jawa Barat di pekan akhir November 2018 kemarin. Acara yang diadakan oleh BPODT khusus kepada para Orangtua yang putra-putrinya sedang mengikuti program pelatihan kepariwisataan di STP Bandung selama 8 bulan.
 
Rommy Fauzi selaku Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPODT, melalui siaran persnya, Sabtu (01/12/2018) menuturkan, sebagai pengelola kawasan, BPODT tidak hanya fokus untuk pengembangan infrastruktur dan fasilitas-fasilitas lainnya, namun juga penyediaan sumber daya manusia yang memadai. "Saat ini BPODT tengah mempersiapkan sumber daya manusia yang notabene adalah masyarakat asli yang berasal dari masyarakat sekitar lahan otorita kawasan Danau Toba untuk menjadi bagian dari kawasan pariwisata Danau Toba," ujarnya.
 
Dijeaskannya, saat ini BPODT telah mengirim sebanyak 22 orang lulusan SMA/sederajat yang berasal dari 6 desa di sekitar lahan otorita untuk mengikuti pelatihan di STP Bandung, Jawa Barat selama 8 bulan mulai dari bulan Oktober 2018 hingga Mei 2019. "Melalui acara Site Visit Program Pelatihan Kepariwisataan Masyarakat Kawasan Danau Toba, BPODT mengajak para Orangtua/wali siswa untuk mengunjungi anak-anak mereka yang tengah menempuh pelatihan kepariwisataan. Kita juga berdiskusi dengan ketua program serta para dosen untuk mengetahui perkembangan anak-anaknya selama menempuh pelatihan di Bandung," terangnya.
 
Selain mengunjungi anak-anak mereka yang sedang menjalani pelatihan, lanjut Rommy, para Orangtua juga diajak berwisata di kota Bandung untuk melihat bagaimana situasi industri pariwisata yang berada di Bandung seperti hotel, restaurant dan destinasi hutan Cikole yang sangat indah dan alami. "Mereka juga diajak untuk melihat standar pelayanan dan keramahan di Bandung, mulai dari porter yang berada di bandara, driver bus wisata yang kami gunakan, pelayan restoran, satpam hotel, dsb. Tujuan diadakannya kegiatan ini, agar para orang tua terbuka wawasannya tentang pariwisata ke depannya,” pungkasnya.
 
Sebagai informasi, di atas tanah seluas 386 hektar yang berada di kawasan Toba Samosir, nantinya kawasan tersebut akan dibangun fasilitas-fasilitas penunjang pariwisata seperti hotel dan resor berstandar internasional, arena meeting, incentive, convention and exhibition (MICE), agro-forestry, pertanian organik, wisata desa, dan masih banyak lagi yang lainnya. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Dishub Sumut Sebut 29 Kapal Laik Berlayar
Pj Sekdaprov Sumut Saksikan Penandatanganan Kerja Sama dan Kesepahaman Toba Caldera UGG
Dokumen Geopark Kaldera Toba Siap Diserahkan ke UNESCO
Hasil Liga 1: 10 Pemain Persib Menang 1-0 Atas PSIS
Kukuhkan Lima Anggota Badan Pengelola Toba Kaldera, Pj Sekdaprov Sumut Ingatkan Target Pertama Green Card
Harapan Pelatih Persib di 2025: Semoga Juara Lagi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker