Jumat, 01 Mei 2026

Mahasiswa Prodi Kimia Unimed Manfaatkan Kulit Bawang Jadi Bahan Bakar

Minggu, 23 Juni 2019 07:15 WIB
Mahasiswa Prodi Kimia Unimed Manfaatkan Kulit Bawang Jadi Bahan Bakar
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Cadangan minyak bumi di Indonesia semakin menipis. Menurut laporan, hanya tersisa 1 % dari total cadangan minyak dunia. Energi alternatif dapat dihasilkan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga. Seperti misalnya, kulit bawang, yang dapat diolah menjadi briket dan menjadi bahan bakar. 
 
Hal itu disampaikan Siti Aminah Br Bancin, Mahasiswa Prodi Kimia Universitas Negeri Medan (Unimed).Siti beserta rekannya, Risna Mariati Lubis dan Mawar Jelita Hati telah meneliti potensi kulit bawang sebagai bahan bakar. Penelitian merekapun telah didanai Kemenristekdikti melalui progam PKM.
 
Mereka mengutip limbah kulit bawang dari beberapa pasar tradisional, dan industri rumah tangga di Kota Medan, kemudian mengolahnya menjadi biobriket (briket dari bahan alam). “Selain solusi masalah sampah, proses mengolah biobriket juga tidak melalui proses karbonisasi. Jadi lebih ramah lingkungan. Kami juga ingin meneliti biobriket yang bagus dan ramah lingkungan sehingga penggunaan bahan bakar dari fosil bisa diminimalisir,” tutur Siti dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (23/06/2019).
 
Disebutkan Siti, lama nyala briket menentukan kualitas briket yang dihasilkan. Semakin lama nyala briket maka kualitas briket semakin baik. Hasil analisis yang mereka lakukan menunjukkan bahwa briket kulit bawang putih menghasilkan lama nyala yang lebih besar daripada briket kulit bawang merah. Perbedaan ini disebabkan karakteristik dari kulit bawang putih dan bawang merah.
 
“Kulit bawang putih saat dihaluskan mempunyai tekstur serabut yang tidak mudah menyerap air tetapi lebih cepat merekat dan memadat. Sedangkan kulit bawang merah mempunyai tekstur yang halus tanpa serabut lebih lama merekat dengan perekat yang jauh lebih banyak,” jelas Siti.
 
Sementara itu, Dr Nurfajriani MSi, selaku dosen pendamping mengatakan, kulit bawang dapat menjadi pengganti bahan bakar karena mudah ditemukan dan proses pengolahannya sangat sederhana. “Ini (kulit bawang) dapat di olah sendiri dirumah. Hanya dengan menggunakan perekat, bonggol pisang,” ungkapnya. (BS09)
 

Tags
beritaTerkait
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan
Pemprov Sumut Dorong PADU Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Kompor Berbahan Bakar Sampah, Inovasi Kelurahan Tanah 600 Marelan dalam Penanganan Sampah
PKM Unimed Kembangkan Usaha Menjahit Rumahan Berbasis Rental Busana
PKM UNIMED Latih Siswa SMKS Desain Pola Busana Secara Digital
komentar
beritaTerbaru
hit tracker