Sabtu, 17 Oktober 2026

Helion, Balon Wifi Kuat Sinyal

Minggu, 27 November 2016 14:30 WIB
Helion, Balon Wifi Kuat Sinyal
BERITASUMUT.COM/IST
Helion.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Koneksi jaringan internet dengan menggunakan wifi menjadi salah satu hal yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini. Layanan wifi saat ini pun tak terbatas di perkantoran dan tempat publik saja. Perumahan pribadi pun tak luput dari penggunaan wifi. Pasalnya, saat ini tidak hanya komputer saja yang membutuhkan koneksi tersebut. Ponsel pintar, tablet dan laptop pun harus terkoneksi wifi. Belum lagi perangkat pintar yang terpasang di seluruh rumah seperti televisi dan lainnya.
 
Salah satu produk menarik yang dipamerkan pada Indonesia Innovation and Innovators Expo (I3E) 2016 di Mall Grand Metropolitan Bekasi, beberapa waktu lalu adalah balon wifi kuat sinyal yang diberi nama Helion.
 
Dilansir dari laman resmi dikti.go.id, Minggu (27/11/2016), Helion sebuah inovasi anak bangsa dalam menjangkau area yang belum mendapatkan kebutuhan koneksi yang layak, dengan konsep flying bts berupa balon yang tambatan/dikendalikan dari jarak jauh. Menggunakan vsat dan fiber optic sebagai backhaul agar dapat membagi koneksi via wifi dalam cakupan area yang luas tanpa khawatir mengalami penurunan kuatan sinyal.
 
Selain berfungsi sebagai flying bts, helion juga berfungsi sebagai media advertising saat diterbangkan atau melakukan pemetaan lainnya untuk kebutuhan nasional.
 
Teknologi balon yang bisa membawa konektivitas tersebut dikembangkan oleh PT Integrasi Sinergi Teknologi (insitek), startup asal Bandung dibawah pimpinan Hagorly M Hutasuhut, yang fokus pada teknologi antariksa, dirinya juga sebagai salah satu tenant dari Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK), Institut Teknologi Bandung (ITB).
 
Insitek sendiri merupakan startup yang didirikan pada November tahun 2014 silam. Hagorly mengatakan hingga saat ini perusahaan masih didanai oleh pribadi. Hanya saja insitek mendapatkan insetif dari program Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) Kementerian, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) terkait dengan pengembangan proyek helion ini.
 
Diketahui project helion ini serupa dengan project loon milik google.Dengan balon, project Helion memungkinkan memberikan konektivitas pada area-area tertentu seperti daerah rural, hutan, perbatasan, dan tempat konser yang biasanya sulit mendapatkan konektivitas.
 
Ide pembuatan Helion ini berawal saat masih menjadi mahasiswa dan melakukan kegiatan riset dan mengikuti program IBT Kemenristekdikti dan berhasil mendapatkan dana insentif.
 
“Tahap pertama yang kami lakukan setelah mendapatkan program IBT kemenristekdikti, kami membuat prototyping, kemudian kami juga didukung oleh salah satu kementerian yaitu kemenkominfo, ketika terpublikasi di media, kami langsung dihubungi oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJI), setelah itu kita melakukan rapat dan negosiasi selama 1 tahun, akhirnya dapatlah kesepakatan APJI ini adanya keinginan untuk bekerjasama dengan kita yang telah tertuang dalam MOU,” ujar Hagorly.
 
"Pemerintah sebagai salah satu bagian dari triple helix (akademisi, bisnis, pemerintah), diharapkan memberikan ruang untuk bisnis agar tumbuh dan tentunya memberikan insentif bagi para pebisnis muda," pungkasnya menambahkan.(BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Umrah dan Haji di Tanah Suci, Tetap Terhubung dan Nyaman Bersama Tri Ibadah
Trafik Data Meningkat 21% saat Idulfitri, Indosat Hadirkan Koneksi Andal Tanpa Hambatan
Bookber Simpel IM3 di Kota Medan Jadi Bukber Paling Seru
Indosat Gelar Ekspedisi Jaringan Andal, Perkuat Konektivitas Sepanjang Jalur Mudik
IM3 Ajak Masyarakat Kota Medan Temukan Makna untuk Bersama di Bulan Ramadan dengan Simpelnya IM3
Sedekah Kuota, Inisiatif Digital Tri Permudah Pelanggan Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker