Dugaan Keracunan 53 Santri, Begini Respons LPA Deli Serdang
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan keracunan makanan yan
Peristiwa
Beritasumut.com-Buaya adalah binatang reptil yang sangat ganas dan banyak di takuti masyarakat. Apa saja bisa di mangsanya, termasuk manusia. Tetapi di Kota Binjai, tepatnya di Jalan AR Hakim, Kelurahan Nangka, Binjai Utara, seorang warga bernama Firman alias Haris (35), sudah memelihara seekor buaya sejak tahun 2003 yang lalu.
Terletak di belakang rumahnya, tepatnya di kolam yang di semen, dengan memakai pagar besi. Buaya rawa yang oleh pemiliknya diberi nama Budi, setiap harinya di beri makan bangkai ayam ataupun bangkai bebek. "Setiap hari ada yang mengantarkan makan untuk buaya, biasanya bangkai ayam atau bangkai bebek. Itupun kami harus membayar sepuluh ribu atau dua puluh ribu setiap harinya," ungkap Firman.
Menurut pengakuan sang pemilik buaya, awalnya dirinya mempunyai sepasang buaya yang di beri kawannya dari lubuk pakam. Namun tidak lama dipelihara, seekor buaya betina mati. "Pada tahun 2003 saya diberi oleh kawan saya, awalnya sepasang, tapi tidak kemudian yang betina mati," kata firman.
Buaya rawa yang awalnya hanya panjang sekira 1 meter, kini panjangnya sudah mencapai 4 meter. "Ini berbahaya, untuk itu setiap orang yang mau melihat, dilarang terlalu dekat dengan kandang buaya, dan di kandang buaya pun sudah di tulis himbauan dilarang mendekati kolam buaya," harap Firman.
Lanjut firman, dirinya tidak keberatan Seandainya ada orang lain yang mau memelihara buaya tersebut. "SilahkAn kalau ada yang bersedia memeliharanya, tetapi saya berharap adalah uang gantinya. Karena saya sudah lama memeliharanya, apalagi saya buat kolam ini dengan biaya sendiri," ungkap Firman.
Saat ditanya, apakah ada warga yang pernah di gigit oleh Budi sang buaya. Firman menjelaskan, tidak pernah ada. "Ini karena sudah ukuran besar, jadi kita takut untuk memeliharanya. karena di takutkan ada anak anak yang masuk, di tambah lagi biaya pemeliharaannya cukup besar, dua ekor ayam atau bebek setiap harinya untuk biaya makannya, jadi berat juga kita untuk biayanya," sambungnya.
"Sebelumnya sudah pernah di tawar oleh orang perternakan buaya asam kumbang, cuma dia mau bayar upah nangkapnya aja, ya kalau kami maunya bayarnya sepantasnya," ujarnya.(BS08)
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan keracunan makanan yan
Peristiwa
beritasumut.com Dua maling handphone (HP) milik driver ojek online (ojol) ditangkap polisi usai beraksi di Jalan SM Raja, Simpang Pasar 12,
Peristiwa
beritasumut.com Komnas Perlindungan Anak (PA) menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kekerasan fisik berat terhadap seorang anak la
Peristiwa
Kemnaker menyiapkan pelatihan vokasi empat bulan di KEK untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan memperluas penempatan kerja.
Pendidikan
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Siber Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap praktik judi online (judol) dengan website depobo
Peristiwa
beritasumut.com Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan bersama tim gabungan Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera U
Peristiwa
Menaker Yassierli meminta BPVP mengukur keberhasilan pelatihan vokasi berdasarkan jumlah alumni yang terserap di dunia kerja.
Ekonomi
beritasumut.com Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Sonny Irawan memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolda S
Peristiwa
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan bersama Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara
Peristiwa
beritasumut.com HiLo melakukan olahraga bersama para komunitas lari di Kota Medan, yang sekaligus melaunching Hilo AM dan PM Protein di Nut
Olahraga