Sidang Perdana Gugatan PT TSI Terhadap Bank Mandiri Digelar, Tergugat Tak Hadir di PN Medan
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
Beritasumut.com-Buaya adalah binatang reptil yang sangat ganas dan banyak di takuti masyarakat. Apa saja bisa di mangsanya, termasuk manusia. Tetapi di Kota Binjai, tepatnya di Jalan AR Hakim, Kelurahan Nangka, Binjai Utara, seorang warga bernama Firman alias Haris (35), sudah memelihara seekor buaya sejak tahun 2003 yang lalu.
Terletak di belakang rumahnya, tepatnya di kolam yang di semen, dengan memakai pagar besi. Buaya rawa yang oleh pemiliknya diberi nama Budi, setiap harinya di beri makan bangkai ayam ataupun bangkai bebek. "Setiap hari ada yang mengantarkan makan untuk buaya, biasanya bangkai ayam atau bangkai bebek. Itupun kami harus membayar sepuluh ribu atau dua puluh ribu setiap harinya," ungkap Firman.
Menurut pengakuan sang pemilik buaya, awalnya dirinya mempunyai sepasang buaya yang di beri kawannya dari lubuk pakam. Namun tidak lama dipelihara, seekor buaya betina mati. "Pada tahun 2003 saya diberi oleh kawan saya, awalnya sepasang, tapi tidak kemudian yang betina mati," kata firman.
Buaya rawa yang awalnya hanya panjang sekira 1 meter, kini panjangnya sudah mencapai 4 meter. "Ini berbahaya, untuk itu setiap orang yang mau melihat, dilarang terlalu dekat dengan kandang buaya, dan di kandang buaya pun sudah di tulis himbauan dilarang mendekati kolam buaya," harap Firman.
Lanjut firman, dirinya tidak keberatan Seandainya ada orang lain yang mau memelihara buaya tersebut. "SilahkAn kalau ada yang bersedia memeliharanya, tetapi saya berharap adalah uang gantinya. Karena saya sudah lama memeliharanya, apalagi saya buat kolam ini dengan biaya sendiri," ungkap Firman.
Saat ditanya, apakah ada warga yang pernah di gigit oleh Budi sang buaya. Firman menjelaskan, tidak pernah ada. "Ini karena sudah ukuran besar, jadi kita takut untuk memeliharanya. karena di takutkan ada anak anak yang masuk, di tambah lagi biaya pemeliharaannya cukup besar, dua ekor ayam atau bebek setiap harinya untuk biaya makannya, jadi berat juga kita untuk biayanya," sambungnya.
"Sebelumnya sudah pernah di tawar oleh orang perternakan buaya asam kumbang, cuma dia mau bayar upah nangkapnya aja, ya kalau kami maunya bayarnya sepantasnya," ujarnya.(BS08)
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
CitraLand dukung pendidikan di Deli Serdang melalui pembangunan fasilitas SDN 106810 Sampali, sementara Bupati menargetkan 2028 tak ada seko
Pendidikan
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda meraih juara III setelah menang dramatis melalui adu pinalti 32 saat berhadapan dengan
Olahraga
beritasumut.com Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), banyak orang bertanya Apakah fotografer profesional akan ter
Sosok
beritasumut.com Kegiatan Pameran Foto Prahara Pulau Emas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama Mata Waktuyang digelar di Atrium Plaza
Pendidikan
beritasumut.com Changan, merek otomotif global di bawah naungan Indomobil Group, semakin memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan listrik
Gaya Hidup
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi pelaksanaan perlombaan dalam rangka HUT ke81 Kemerdek
Pendidikan
beritasumut.com Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan rombong
Politik & Pemerintahan
beritasumut.comTim Task Force (TTF) Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) pada Kamis (13/8) menggelar pertemuan (rapat) di
Ekonomi
beritasumut.comPemerintah Kabupaten Aceh Singkil mempercepat kinerja Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk mengoptimalkan tambahan
Peristiwa