Selasa, 25 Agustus 2026

Pemkab Sergai Terus Upayakan Program Relokasi Pedagang Pekan Lelo ke Pasar Rakyat Sei Rampah

Minggu, 24 Oktober 2021 06:00 WIB
Pemkab Sergai Terus Upayakan Program Relokasi Pedagang Pekan Lelo ke Pasar Rakyat Sei Rampah
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) terus melanjutkan proses relokasi pedagang Pekan Lelo ke Pasar Rakyat Sei Rampah. Tidak hanya menyediakan tempat, Pemkab Sergai juga berusaha menyediakan fasilitas layak yang bisa dipergunakan oleh para pedagang ex-Pekan Lelo.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si, di ruang kerjanya di Kantor Dinas Kominfo Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Jumat (22/10/2021).

Kadis Kominfo menyampaikan, jajaran personil dari OPD terkait turun ke lokasi relokasi Pekan Lelo untuk merapikan lapak pedagang. “Tadi personil dari Satpol-PP diturunkan untuk memasang terpal dan juga membersihkan areal pasar agar lebih tertata dan terlihat rapih. Ini adalah lanjutan dari bentuk perhatian Pemkab Sergai terhadap para pedagang yang direlokasi,” terangnya, dilansir dari Mediacenter.serdangbedagaikab.go.id, Minggu (24/10/2021).

Baca Juga : Pemkab Sergai Lakukan Penataan Kota Sei Rampah Lewat Relokasi Pasar

Dia merinci, sesuai informasi yang diperoleh dari Sekretaris Dinas Perindag Roy S. Pane, saat ini total ada 11 blok lapak yang total bisa menampung sekitar 185 pedagang. Tentunya bagi pedagang Pekan Lelo yang berdagang di lapak-lapak tersebut tidak akan dikenai biaya sewa sepeser pun. “Relokasi ini punya banyak tujuan. Mulai dari penegakan Perda hingga usaha untuk menata Sei Rampah sebagai wajah ibukota. Kita tentu berharap Pasar Rakyat tetap menjadi ruang bagi kegiatan ekonomi masyarakat yang bisa menjamin kenyamanan dan keamanan bagi seluruh warga yang beraktivitas di dalamnya,” harap Akmal.

[br] Terpisah, Ketua Dewan UKM Sergai Budi Sumalim, SE, mengapresiasi langkah Pemkab Sergai yang tidak hanya menghentikan operasional pasar yang ilegal, namun juga memberi jalan keluar yang solutif bagi para pedagang. “Kepada para pedagang yang masih merespons negatif program relokasi ini, mari datang kesini. Lihat dulu kondisinya. Jangan langsung menolak tanpa tahu dan mau coba memahami tujuan baik pemerintah di baliknya,” tegas Budi.

Dia pun berharap, seluruh pihak terus bersinergi dalam membangun dan membangkitkan kembali perekonomian Sergai pasca pandemi mulai perlahan-lahan teratasi. “Saya berharap, kerja sama dan gotong royong bisa terus terjalin antara Kepala Desa, Camat sampai ke OPD terkait. Semoga tujuan baik yang jadi dasar relokasi ini bisa dipahami dan kemudian dijalankan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Secara singkat, Plt. Camat Sei Rampah Rahmat Suhendra Damanik, S.STP, mengatakan jika sarana prasarana di area relokasi sudah cukup mumpuni untuk kegiatan transaksi jual beli. “Ke depan akan terus dilakukan peningkatan kualitas fasilitas pasar ini demi menjamin kenyamanan bagi para pedagang. Lintas OPD juga akan dilibatkan untuk mendukung terlaksananya hal tersebut,” tandasnya. (BS09)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
PMPHI Minta Presiden Jokowi Hentikan Relokasi di Pulau Rempang
Pos Satgas Direlokasi, Isak Tangis Warga Mausuane Pecah
Kepala Dinas Kominfo Sergai : Pekan Lelo Tak Selaras dengan Perda No.7 Tahun 2018, Relokasi Jadi Solusi
Bobby Nasution: Pemko Medan Tengah Siapkan Relokasi Pedagang
Ketum GPMB Sumut Nawal Lubis Ajak Masyarakat Sergai Cegah Covid-19 Berulang Tahun
Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Rob di Sergai
komentar
beritaTerbaru
hit tracker