Senin, 27 April 2026

Laku Pandai dan Simpel, Terobosan Baru dari Pemko Tebing Tinggi di Bidang Keuangan

Minggu, 04 April 2021 07:15 WIB
Laku Pandai dan Simpel, Terobosan Baru dari Pemko Tebing Tinggi di Bidang Keuangan
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi meyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Layanan Keuangan Tanpa Kantor (Laku Pandai), yang dalam hal ini akan dikolaborasikan antara Laku Pandai dengan Simpanan Pelajar (Simpel).

Dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebing Tinggi Muhammad Dimiyathi SSos MTP, acara yang dilaksanakan di Gedung Hj Sawiyah ini dihadiri Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Zahidin, Kepala Bank Indonesia diwakili Siti Seronita Pritaningrum, Kepala OJK Regional V Sumbagut diwakili oleh Kasubbag Kemitraan OJK Regional V Sumbagut Reza Leonhard, Perwakilan Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Tebing Tinggi, Perwakilan Bank Sumut, Mandiri, BNI dan BRI, Perwakilan OPD Kota Tebing Tinggi, Perwakilan Sekolah SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK se-Kota Tebing Tinggi.

Baca Juga : TPAKD Kelompok Kerja Simpanan Pelajar Serahkan HP kepada Pelajar SMP di Tebing Tinggi

Ketua Panitia Kabag Perekonomian dan Sumber daya Alam Zahidin mengungkapkan jika kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan terobosan baru dalam hal mengakses keuangan.

Baca Juga:


"Tujuan FGD ini adalah untuk menciptakan terobasan baru yang sinergis antara Laku Pandai untuk mempermudah siswa-siswi kita yang ada di sekolah baik SD, MI, SMP, MTs, SMA ,MA dan SMK manakala nanti sekolah sudah dimulai dengan sistem tatap muka, maka anak-anak kita yg ingin menabung (Simpanan Pelajar) tidak perlu ke Perbankan karena sudah ada Laku Pandai di sekolah masing-masing, dan sekolah juga dapat mengajarkan kebiasaan menabung kepada anak-anak sejak usia dini," ujar Zahidin dilansir dari laman tebingtinggikota.go.id, Minggu (04/04/2021).

[br] Sementara itu, Sekda Tebing Tinggi Dimiyathi menjelaskann kegiatan ini merupakan bagian dari sektor kegiatan TPKAD yang berfokus untuk memberikan kemudahan kepada semua lapisan masyarakat dalam hal mengakses keuangan.

"TPAKD dibentuk supaya akses keuangan bagi masyarakat di semua lapisan mendapatkan kemudahan, jadi bukan hanya Pemda dengan Bank atau dengan rekanan, tetapi semua lapisan masyarakat baik itu pelaku usaha, pelaku UMKM dan pada hari ini kita membuka akses itu kepada pelajar," terang Sekda.

Dengan kemudahan ini diharapkan sekolah dapat mengajarkan kebiasaan menabung kepada anak sejak usia dini. Dan dengan didukung oleh sistem digitalisasi maka dapat menghilangkan resiko kesalahan dalam praktik menabung yang dilakukan di sekolah secara biasa (konvensional).

"Hal yang paling utama lagi adalah budaya menabung pada pelajar yang ingin ditumbuhkan dari kegiatan ini. Dan dengan metode dan didukung dengan sistem digitalisasi maka dapat menghilangkan kesalahan ataupun kecurangan yang dapat terjadi," pungkas Sekda.(BS09)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan
Hamawas Siagakan Kendaraan Layanan Dan Fungsionalkan Rest Area Sementara Km 99 Tol Tebing Tinggi - Indrapura
53 Sekolah Rakyat Segera Hadir, Pemerintah Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Kurikulum
Tinjau SD Yang Terbengkalai, Wakil Walikota Medan Minta Dimanfaatkan untuk Fasilitas Pendukung Belajar dan Mengajar
IM3 Ajak Masyarakat Kota Medan Temukan Makna untuk Bersama di Bulan Ramadan dengan Simpelnya IM3
komentar
beritaTerbaru
hit tracker