Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan. Kar
Ekonomi
Beritasumut.com-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI melakukan serah terima Pengalihan Pengelolaan Terminal Tipe A Amplas dan Pinang Baris, kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan, di Terminal Amplas, Kamis (14/052020). Serah Terima Pengalihan Pengelolaan ini dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Proses Serah Terima ini ditandai dengan pembacaan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Daerah Pemerintah Kota Medan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang telah ditandatangani pada tanggal 2 Januari 2020. Berita Acara dibacakan dalam Apel yang dipimpin Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis dan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumut Putu Sumarjaya.
Selanjutnya Pengelolaan Terminal Amplas dan Pinang Baris menjadi wewenang Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumut.
Baca Juga:
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumut, Putu Sumarjaya mengatakan bahwa saat ini progres penyerahan Terminal Tipe A Amplas dan Pinang Baris telah sampai pada tahap pelimpahan Personel, Pendanaan, Sarana dan Prasarana serta Dokumen (P3D).
"Artinya setelah diserahkan tugas dan tanggung jawab terhadap Terminal yang dulu dilaksanakan Pemko Medan, sekarang menjadi wewenang dan akan dikelola Kementerian Perhubungan," ujarnya dilansir dari Pemkomedan.go.id, Kamis (14/05/2020).
Baca Juga:
Dia menyebut, tugas berat menanti pihaknya setelah serah terima ini. "Sesuai Visi Misi Menteri Perhubungan, kita ingin mewujudkan Terminal yang modern seperti Stasiun Kereta Api atau Bandara, baik itu Fasilitas maupun Pelayanan," lanjut Putu.
Menurutnya, walaupun Pemko Medan tidak lagi melakukan operasional terminal, pihaknya berharap Pemko Medan dapat terus bersinergi dan berkoordinasi guna mewujudkan terminal yang lebih baik lagi. "Pengalaman yang telah dilakukan Pemko Medan dalam mengelola Terminal, ditransfer kepada BPTD Wilayah II Sumut agar kita dapat merubah wajah terminal yang lebih baik lagi. Untuk tahap awal, dengan menggunakan Anggaran Kementerian Perhubungan di tahun ini kita akan melakukan perbaikan fisik baik itu sarana dan prasarana," sambungnya.
Terminal Amplas yang berdiri diatas lahan sebesar 2 Hektar, imbuhnya, diperkirakan tahun depan bangunan fisik Terminal Amplas sudah selesai. Sedangkan Terminal Pinang Baris hanya dilakukan Make Over, artinya bangunan fisik tidak banyak berubah. Setelah perbaikan fisik, Putu berharap Terminal Amplas dapat menjadi Ikon Kota Medan sebagai simpul Transportasi di Kota ketiga di Indonesia. "Oleh karenanya kami juga akan meningkatkan kualitas baik itu SDM dan pelayanan sehingga penumpang akan merasa nyaman berada di Terminal," harapnya.
Sementara itu, Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis menjelaskan bahwa serah terima pengalihan pengelolaan Terminal berdasarkan undang-undang seharusnya sudah dilakukan di tahun 2018. Akan tetapi karena berbagai faktor maka baru dapat dilakukan di tahun 2020. "Tentunya proses panjang ini, Terminal Amplas dan Pinang Baris yang saat ini menjadi tanggung jawab Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan akan semakin lebih baik. Secara fisik khususnya Amplas memiliki standar Internasional baik itu Sarana dan Prasarana maupun Pelayanan," ucap Iswar.
Menurut Iswar, fungsi dari Terminal juga harus tercapai, hal ini dapat dilakukan dengan managemen yang baik dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dalam hal ini BPTD Wilayah II Sumut."Sebelum bangunan fisik jadi, sebaiknya Manajemen Terminal sudah terlaksana dengan baik, sehingga fungsi terminal tetap jalan," harap Iswar.
Iswar menyebut, Pemko Medan juga siap mendukung pihak BPTD Wilayah II Sumut dalam mengelola Terminal. Jika dibutuhan personil tambahan, Pemko Medan akan siap memberikan tambahan Personil. Hal ini dilakukan karena untuk kepentingan masyarakat kota Medan. Sedangkan untuk personil Dishub yang berada di Terminal, Iswar menjelaskan akan menempatkan Personil tersebut di wilayah yang ada di Kota Medan. (BS09)
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan. Kar
Ekonomi
Aliansi Mahasiswa Peduli Masyarakat Sumatera Utara (AMPMSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolrestabes Medan, Selasa (2/6/2026). Dalam
Peristiwa
Masyarakat yang gerah dengan maraknya peredaran narkoba di Jalan Jermal 7 Ujung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang dan bandar
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di berbagai daerah melalui Balai Besar
Politik & Pemerintahan
Warga Kota Medan kembali gempar. Diskotik sekaligus KTV Krypton yang berlokasi strategis di Jalan Gajah Mada Nomor 53, Kelurahan Babura, Kec
Hiburan
beritasumut.com Insiden pemadaman listrik massal (blackout) yang sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, k
Ekonomi
beritasumut.com Direktur Akademi PSMS Medan, Legimin Raharjo pemain Bekasi City FC, Iksan Chan dan mantan Pelatih PSPS dan PON Sumatera Ut
Olahraga
beritasumut.comPuluhan mesin judi tembak ikan yang dikendalikan dan dikelola oleh berinisial DS eksis beroperasi penuh 24 jam tanpa jeda di
Peristiwa
beritasumut.com Sidang gugatan eks karyawan terhadap PT Tor Ganda kembali bergulir di Pengadilan Negeri Medan, Senin (11/5/2026). Dalam per
Peristiwa
beritasumut.comDalam rangka menyambut Hari Raya Waisak, umat Buddha bersama organisasi kemasyarakatan melaksanakan kegiatan penaburan eco e
Cerita Sumut