Sabtu, 31 Oktober 2026

Serahkan 1.376 Notebook untuk Sekolah di Medan, Akhyar: Jangan Bebani Orangtua Murid Beli Buku Baru

Senin, 11 Mei 2020 20:05 WIB
Serahkan 1.376 Notebook untuk Sekolah di Medan, Akhyar: Jangan Bebani Orangtua Murid Beli Buku Baru
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi menyerahkan 1.376 Notebook untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri se-Kota Medan, di Aula Dinas Pendidikan Kota Medan, Jalan Pelita IV, Medan, Senin (11/05/2020). Pemberian Notebook ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam metode teknologi pembelajaran agar meningkatkan mutu Pendidikan Kota Medan.

Penyerahan Notebook secara simbolis ini dilakukan Plt Wali Kota Medan didampingi Plt Kadis Pendidikan Muslim SSos, kepada perwakilan Kepala Sekolah SD dan Kepala Sekolah SMP. Atas pemberian ini, Plt Wali Kota Medan berharap Program Pendidikan Kota Medan di tahun 2021 yakni belajar melalui Digital dapat terealisasi.

Dikatakan Plt Wali Kota Medan, dilansir dari Pemkomedan.go.id, Senin (11/05/2020), pendidikan merupakan hal yang mendasar bagi setiap orang. "Sebagai tenaga pendidik, tugas yang paling fokus adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memanfaatkan metode pembelajaran yang semakin berkembang. Kepala Sekolah dan Guru-guru harus mampu mendidik anak-anak dengan mengikuti perkembangan metode pembelajaran," sebutnya.

Baca Juga:

Saat ini, jelas Akhyar, tantangan pendidikan sangat luar biasa. "Di tengah Pandemi Covid-19 kita harus mengubah metode pembelajaran dari rumah dengan memanfaatkan teknologi. Artinya mau tidak mau atau siap tidak siap, metode itu harus dijalani saat ini guna mengurangi penyebaran Virus Covid-19. Guru-guru diminta harus mampu mengikuti metode pembelajaran tersebut," kata Plt Wali Kota Medan.

Di samping itu, Akhyar juga meminta Kepala Sekolah dan Guru agar lebih kreatif dalam mendidik anak, yakni gunakan kecerdasan dalam mendidik bukan hanya melaksanakan prosedural saja. "Dimasa pandemi ini, jangan dibebankan siswa untuk membeli buku baru. Sebaiknya gunakan buku yang ada dan kembangkan sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini. Sehingga siswa akan mendapatkan ilmu pengetahuan yang sesuai kurikulum," pesannya.

Baca Juga:

Dia menjelaskan, terlebih, beberapa bulan lagi sekolah akan memasuki PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru). "Jangan Bebani Orangtua murid untuk membeli buku baru di tengah situasi saat ini. Kepala Sekolah dan Guru jangan memanfaatkan PPDB untuk Mencari keuntungan, jika kedapatan maka saya akan menindak tegas," jelas Plt Wali Kota Medan.

Selanjutnya Akhyar menuturkan bahwa dirinya akan mengeluarkan Surat untuk seluruh sekolah-sekolah yang ada di Kota Medan, khususnya Sekolah Swasta untuk tidak mengutip Uang Pembangunan saat masa PPDB. Sebab saat ini keadaan warga sedang sulit, sehingga untuk tahun ini saja tidak ada kutipan uang Pembangunan.

"Di Bulan Juni, Tingkat Stres warga akan meningkat. Karena bagi warga yang anaknya akan masuk ke bangku sekolah akan terbebani dengan segala biaya, baik itu seragam maupun peralatan belajar. Jika Pihak Sekolah tidak mengutip Uang Pembangunan maka akan dapat mengurangi beban Orangtua," pungkas Akhyar.

Sebelumnya Plt Kadis Pendidikan Kota Medan. Muslim SSos menjelaskan bahwa penyerahan Notebook sebanyak 1.376 kepada Sekolah-sekolah Negeri dilakukan guna mendukung program Pemerintah Kota Medan di tahun 2021 yakni belajar melalui Digital. Hal ini dilakukan guna meningkatkan mutu pendidikan dengan memanfaatkan metode pembelajaran teknologi.

"Di tahun 2021 nantinya tidak ada lagi kelas yang menggunakan kapur. Jika guru ingin menjelaskan dapat menggunakan whiteboard. Selain itu setiap kelas nantinya akan dilengkapi dengan proyektor dan guru akan mempersiapkan bahan pembelajaran, sehingga penggunaan buku pelajaran khususnya buku baru akan dikurangi," kata Muslim.

Dijelaskan Muslim, Fokus Dinas Pendidikan saat ini meningkatkan mutu pendidikan. Sehingga metode pembelajaran harus berubah. Selain itu kualitas guru juga harus ditingkatkan dengan mengembangkan dan mengubah pemikiran tenaga pendidik untuk lebih fokus dalam mendidik. "Selama saya menjadi Plt Kadis Pendidikan, hal yang saya dapatkan adalah meminta proyek dan jabatan. Tentunya ini harus kita ubah agar mutu pendidikan di kota Medan lebih baik dan maju," harapnya. (BS09)

Tags
beritaTerkait
Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir di Jalan Letda Sujono Dimulai 2027
Tanpa PBG, Pembangunan Dua Perumahan Elite di Medan Tembung dan Medan Perjuangan Diduga Melanggar Aturan
Siap Jadi Motor Penggerak Investasi, Arman Chandra: Dukungan dan Kemudahan Yang Diberikan Pemko Medan Adalah Amunisi Utama Kami
Perjuangan Pengacara Kondang Berbuah Hasil, Pemko Medan Rubuhkan Tembok PT SBP
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset
komentar
beritaTerbaru
hit tracker