Senin, 27 April 2026

Rakornis Pusdalops TNI 2020, Antisipasi Fenomena Global dan Ancaman Kontemporer

Kamis, 05 Maret 2020 19:05 WIB
Rakornis Pusdalops TNI 2020, Antisipasi Fenomena Global dan Ancaman Kontemporer
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dinamika perubahan fenomena global, regional, nasional yang sedemikian cepat dan dinamis telah menghadirkan berbagai ancaman kontemporer yang bersifat asimetris, proxy dan hibrid (campuran) serta IT yang lebih sulit untuk diantisipasi. Ancaman tersebut muncul sebagai akibat dari berbagai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Informasi di era Revolusi Industri 4.0.
 
Hal tersebut disampaikan Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang SIP, saat membuka Rapat Kordinasi Teknis Pusat Pengendalian Operasi (Rakornis Pusdalops) tahun 2020, dengan tema “Melalui Rakornis Pusdalops TNI, kita Wujudkan Pusdalops TNI yang Profesional, Modern dan Mandiri guna Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok TNI”, bertempat di Aula Gatsu Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (05/03/2020).
 
"Ancaman terorisme dan radikalisme semakin sulit dihadapi karena adanya jaringan teknologi komunikasi yang membantu penyebaran pesan-pesan radikal ataupun perintah teror melalui jaringan Medsos. Sehingga mampu secara cepat menyebarkan pengaruh dan mengaktifkan sel-sel tidur di seluruh dunia demi mendukung kepentingannya," ujar Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang SIP, melalui siaran persnya, Kamis (05/03/2020).
 
Asops Panglima TNI menjelaskan, ancaman lain yang perlu diwaspadai adalah serangan siber atau cyber war yang tak kalah dahsyatnya dibandingkan dengan serangan konvensional. "Karena sebegitu dahsyatnya penggunaan teknologi siber saat ini dampaknya setara dengan penggunaan senjata kinetik. Kemudian ancaman di wilayah regional seperti konflik batas teritorial di sekitar Laut Natuna dikarenakan tindakan offensif China untuk menguasai sumber kekayaan alam di sekitar Laut China Selatan yang juga di klaim oleh beberapa negara," sambungnya.
 
Terkait dengan ancaman tersebut, Pusdalops TNI, Puskodal Angkatan dan Puskodal Kotamaops TNI dalam pelaksanaan tugasnya menyiapkan dukungan fasilitas komando dan pengendalian operasi TNI serta penyelenggaraan sistem informasi di lingkungan Mabes TNI dan jajarannya, serta berfungsi merencanakan dan pengembangan Komando Kendali, Komunikasi, Komputerisasi Informasi (K4I) TNI yang mampu menjamin terselenggaranya komando pengendalian terhadap satuan-satuan jajaran TNI yang sedang melaksanakan operasi.
 
Asops Panglima TNI berpesan, guna menghadapi tantangan tugas tersebut maka Pusdalops TNI, Puskodal Angkatan dan Puskodal Kotamaops TNI, ke depan perlu meningkatkan infrastruktur, sumber daya manusia serta sistem dan metoda, dalam menjamin kesiapsiagaan operasi dan kesatuan Komando (Unity of Command). (Rel)

Tags
beritaTerkait
Panglima TNI Hadiri Pengarahan Presiden RI Pada Penutupan Retret Kepala Daerah 2025
Aster Panglima Buka Komsos TNI dengan Komunitas Teritorial, Dorong Optimalisasi Swasembada Pangan Nasional
Kasum TNI Pimpin Sertijab Danjen Akademi TNI, Aspers Panglima TNI dan Aster Panglima TNI
Panglima TNI Resmikan Masjid Al-Mu’min di Jatikarya Bekasi
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI Tahun 2024
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Berikan Pengarahan Kepada Dansat Jajaran TNI
komentar
beritaTerbaru
hit tracker