Sabtu, 13 Juni 2026

LAKSI Tolak Penggiringan Opini, Azmi Hidzaqi: Tidak Ada Pelanggaran HAM Berat di Kabupaten Paniai

Rabu, 04 Maret 2020 21:45 WIB
LAKSI Tolak Penggiringan Opini, Azmi Hidzaqi: Tidak Ada Pelanggaran HAM Berat di Kabupaten Paniai
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Terkait adanya isu tentang insiden penembakan dan penusukan di Kabupaten Paniai Papua, Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI) menyatakan pihaknya memberikan sanggahan dan counter opini terhadap pernyataan Komnasham.
 
Hal ini diungkap Kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi melalui siaran persnya, Rabu (04/03/2020). Menurutnya pihaknya membantah dan berharap proses hukum dilakukan secara objektif, transparan serta tidak berdasarkan intervensi dan tekanan kepada Kejaksaan Agung. "Kami tidak setuju dengan pernyataan yang telah disampaikan oleh Komnasham bahwa insiden di Kabupaten Paniai merupakan sebuah Pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh aparat militer kepada warga sipil. Pengusutan hukum yang berjalan saat ini marilah kita serahkan kepada Kejaksaan Agung," ungkapnya.
 
Dijelaskannya, hasil masukan Komnasham kepada Kejaksaan Agung merupakan pendapat lembaga Komnasham. "Kita punya pendapat yang berbeda soal kasus insiden penembakan dan penusukan ini agar tidak di kategorikan sebagai sebuah pelanggaran HAM berat. Investigasi Komnasham bukan satu-satunya hasil penyelidikan yang bisa dijadikan rujukan. Karenaya kami percaya proses penyidikan dan penegakan hukum oleh aparat Kejaksaan Agung dan Polda Papua sudah sangat objektif dan transparan sehingga menemukan titik terang," jelasnya.  
 
Akibat pernyataan Komnasham di berbagai media, sambung Azmi, justru akan memancing reaksi internasional dan akan menyudutkan negara Indonesia di mata luar negeri. "Di dalam negeri juga akan menimbulkan sikap apatis dan kebencian kepada aparat keamanan yang sudah bekerja keras menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Papua," imbuhnya. 
 
LAKSI pun meminta agar Komnasham lebih objektif dalam menetapkan insiden tersebut. "Apa yang dilakukan Komnasham justru akan mengganggu kondusifitas di Papua, kondisi Papua saat ini telah relatif kondusif. Mari kita ciptakan situasi keamanan yang damai dalam menghadapi persiapan Pekan Olahraga Nasional 2020 di Papua," tandasnya. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Panglima TNI dan Ketua Komnas HAM Tanda Tangani MoU untuk Peningkatan Kerjasama Pemajuan dan Perlindungan HAM
Dinilai Miliki Komitmen Majukan dan Lindungi HAM Masyarakat, Komnas HAM Apresiasi Bobby Nasution
 Investigasi Polda Sumut dan Komnas HAM RI Soal Kerangkeng Manusia, Kapoldasu: Siapapun akan kita Periksa
Komnas HAM Surati Jokowi, Keberatan Integrasi Penelitian ke Dalam BRIN
 Komnas HAM: Pengangkatan Novel dkk ASN Polri Jadi Pengakuan Kekeliruan TWK
Butuh Perhatian Khusus, Komnas HAM dan USU Kerjasama Selesaikan Konflik Agraria di Sumut
komentar
beritaTerbaru
hit tracker