Kamis, 08 Oktober 2026

Pemko Medan Evaluasi Soal Penanganan Banjir dan Penataan Transportasi

Rabu, 31 Juli 2019 19:10 WIB
Pemko Medan Evaluasi Soal Penanganan Banjir dan Penataan Transportasi
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH, diwakili Sekda Kota Medan Ir Wiriya Al Rahman MM, melakukan evaluasi penanganan Permasalahan Banjir dan Penataan Transportasi di Kota Medan. Hal ini dilakukan untuk melihat progres maupun capaian yang telah dilakukan OPD terkait dalam mengatasi permasalahan tersebut.
 
Evaluasi yang digelar di ruang Rapat III, Kantor Wali Kota Medan ini, dihadiri Asisten Ekbang Ir Khairul Syahnan, Kadis Perhubungan Iswar Lubis, Kadis PU Isa Anshari, Kadis Kebersihan dan Pertamanan M.Husni, dan Sejumlah Camat serta Pegawai Dinas PU dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan.
 
Dikatakan Sekda, Evaluasi ini dilakukan karena akan memasuki triwulan ke tiga. "Tentunya OPD terkait harus melaksanakan seluruh program kerja yang telah ditentukan. Salah satunya penanganan banjir khususnya di sekitar Lapangan Merdeka Medan," ujar Ir Wiriya Al Rahman MM, dilansir dari Pemkomedan.go.id, Rabu (31/07/2019).
 
Artinya, sambung Sekad, Dinas PU harus dapat mengatasi banjir di sekitar wilayah tersebut dengan membuat saluran baru untuk mengalirkan air ke sungai Deli. "Jika saluran baru ini dibuat maka, air yang dari jalan Stasiun maupun dari jalan Kesawan yang menuju seputaran lapangan Merdeka dapat teralihkan. Sehingga banjir dapat teratasi. Selain itu untuk pengerjaan jalan dan drainase, Saya minta jika mau melakukan pengasapan maka drainase harus keadaan baik. Jangan setelah pengaspalan di kemudian hari drainase dikerjakan, tentu ini merupakan pekerjaan yang sia-sia, karena aspal dipastikan akan rusak," jelas Sekda.
 
Selanjutnya untuk, Penataan Transportasi di Kota Medan, Sekda Meminta Dinas Perhubungan agar menempatkan seluruh petugas di titik kemacetan. Baik itu pagi hari, siang maupun sore bahkan malam hari. Hal ini dilakukan agar jikapun arus kendaraan ramai dan mengakibatkan kemacetan, kalau ada petugas pasti dapat teratasi dengan cepat. "Selama ini saya melihat Petugas Dishub hanya bertugas pada pagi hari dan sore. Setelah tugas pagi hari mereka (petugas) pada kemana? Seharusnya mereka ditempatkan di titik kemacetan, karena saat ini Medan tidak tentu jam ramainya kendaraan. Oleh sebab saya minta Petugas Dishub bertugas tidak hanya pagi dan sore akan tetapi sepanjang waktu terutama di titik-titik kemacetan," tegas Sekda.
 
Dalam pertemuan ini, Sekda Juga mengevaluasi capaian yang telah dicapai Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Menurut Sekda, Dinas Kebersihan dan Pertamanan harus dapat mengubah Taman yang ada di Kota Medan lebih menarik dan asri seperti yang ada di Kota Surabaya. Selain itu, juga meminta melakukan pemangkasan pohon di sejumlah titik agar tidak terjadi musibah pohon tumbang. (BS09)

Tags
beritaTerkait
Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir di Jalan Letda Sujono Dimulai 2027
Tanpa PBG, Pembangunan Dua Perumahan Elite di Medan Tembung dan Medan Perjuangan Diduga Melanggar Aturan
Siap Jadi Motor Penggerak Investasi, Arman Chandra: Dukungan dan Kemudahan Yang Diberikan Pemko Medan Adalah Amunisi Utama Kami
Perjuangan Pengacara Kondang Berbuah Hasil, Pemko Medan Rubuhkan Tembok PT SBP
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Yayasan IKAL Peduli Nusantara Salurkan Bantuan Banjir di Pangkalan Susu dan Tanjung Pura
komentar
beritaTerbaru
hit tracker