Sabtu, 18 April 2026

Mendagri Sebut Informasi Hilangnya 72 Juta E-KTP Hoax

Senin, 19 Maret 2018 16:00 WIB
Mendagri Sebut Informasi Hilangnya 72 Juta E-KTP Hoax
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membantah isu yang tersebar di media sosial (Medsos) mengenai hilangnya 72 juta Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau yang lebih dikenal dengan e-KTP.
 
“Informasi tentang 72 juta e-KTP hilang, itu hoax. Informasi yang tak berdasar alias bohong,” kata Tjahjo di Jakarta, Minggu (18/3), sebagaimana dikutip situs www.kemendagri.go.id.
 
Mendagri menegaskan, informasi data  NIK (Nomor Induk Kepegawaian) dan KK (Kartu Keluarga) pelanggan seluler yang diisukan bocor, juga tidak benar. Ia menjelaskan, NIK dan nomor KK yang digunakan untuk registrasi kartu seluler tak bisa digunakan untuk fraud perbankan, sebab detail data NIK dan KK tak bisa dibuka, hanya bisa dilihat angkanya saja.
 
“Karena yang digunakan oleh operator hanya NIK dan nomor KK yang berupa angka tanpa bisa dibuka isi datanya. Kedua nomor tersebut hanya sebagai verifikator sesuai atau tidak sesuai,” tegas Tjahjo.
 
Ditambahkan Mendagri Tjahjo Kumolo, isu mengenai hilang 72 juta e-KTP telah hilang juga tidak benar sama sekali. “Info tersebut hoax. Tidak ada  72 juta e-KTP  yang kosong dan hilang. Sampai saat ini data e-KTP aman,” ujarnya.
 
Menurut Mendagri, sistem keamanan e-KTP dibuat berlapis. Disamping blanko yang tersedia sampai saat ini, hanya berjumlah 20 juta keping. Jadi, lanjut Mendagri. kalau dikatakan 72 juta e-KTP  hilang, tidak masuk akal.
 
Mendagri menduga, isu hilangnya 72 juta e-KTP itu sengaja disebarluskan untuk memperkeruh situasi. Tujuannya membuat resah masyarakat.
 
Padahal, lanjut Mendagri, semua terdata rapi. Dan saat ini blangko yang tersedia juga hanya sekitar 20 juta, tidak sampai 72 juta. “Secara data tidak masuk akal. Isu itu hoax,” pungkas Tjahjo.(rel)

Tags
beritaTerkait
Polri Ikut Koordinasi dengan Singapura untuk Pulangkan Buron KPK Paulus Tannos
2001 Kepling Medan Data Potensi Penduduk Berbasis Geospasial
Disdukcapil Medan Buka Layanan di Plaza Medan Fair
Tingkatkan Pelayanan, Disdukcapil Medan Jemput Bola Lakukan Perekaman e-KTP di Rutan Kelas I Tanjung Gusta
Akurasi Data Kependudukan, Pemko Medan Ingin Jalin Kolaborasi dengan BPS
Dirjen Dukcapil: 99.21% Wajib KTP-el Telah Direkam
komentar
beritaTerbaru
hit tracker