Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kapolda Sumut (Kapoldasu) Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam amanatnya ketika menjadi pimpinan upacara apel bersama mengingatkan agar TNI-Polri dapat menjaga netralitas baik dalam Pilkada maupun Pilgubsu mendatang.
“Dalam pemilukada tugas TNI Polri itu hanyalah mengamankan dan memperlancar semua proses dan tahapan pemilihan. Oleh karenanya, TNI Polri harus netral dan tidak boleh berpihak, meskipun saudara sekalipun,” ujar Kapoldasu di hadapan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi, Pangdam I/BB Mayjend TNI, Cucu Sumantri, Kajatisu, Danlantamal, Ketua PN Medan, Kasdam I BB, Pangkosek Hanudnas, Kepala BNNP Sumut, Walikota Medan, tokoh masyarakat juga alim ulama di Kodam I/BB, Selasa (17/10/2017).
Bahkan menurut Kapoldasu, prajurit tidak boleh menunjukkan sikap yang tidak netral, begitu juga dengan menggerakkan tubuh sekalipun, itu juga tidak dibenarkan kalau tidak netral. “Prajurit jangan banyak bersikap yang tidak netral. Sebab, menggerakkan tubuh sekalipun itu tidak boleh kalau tidak netral,” tegas Kapolda.
Hal senada juga diungkapkan Pangdam I/BB, Cucu Sumantri yang menyebutkan bahwa netralitas dalam pemilukada merupakan harga mati.” Netralitas adalah harga mati. Sebab, salah satu keberhasilan demokrasi kita adalah ketika TNI Polri netral dalam melaksanakan tugasnya dengan benar,” kata Pangdam.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga mengimbau agar semua instansi dapat saling bersinergi sehingga dapat melakukan pengamanan di lapangan dalam Pemilukada dengan menunjukkan soliditas antara TNI-Polri, pemerintah dan tokoh masyarakat. “Dengan begitu maka kita tidak jalan masing-masing, tapi kita berkomitmen untuk bersinergi. Selagi kita diberikan amanah untuk melakukan hal ini marilah kita jalankan amanah dengan maksimal,” pungkas Pangdam.(BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar