Selasa, 30 Juni 2026

10 Oktober Mendatang, Presiden Jokowi Akan Resmikan Tol Medan-Tebing Tinggi

Jumat, 06 Oktober 2017 23:30 WIB
10 Oktober Mendatang, Presiden Jokowi Akan Resmikan Tol Medan-Tebing Tinggi
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Menko Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pada tanggal 10 Oktober mendatang, direncanakan Presiden Jokowi akan meresmikan jalan tol Medan-Tebing Tinggi, begitu juga bandara Silangit akan mulai dioperasionalkan tanggal 28 Oktober sebagai bandara Internasional. Termasuk jalan akses masuk ke kawasan otorita sepanjang 60 Km juga akan dibangun. Hal ini diungkapkannya dalam Rapat Koordinasi Dewan Pengarah Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BPODT) dengan agenda pembahasan perkembangan pengelolaan KSN Danau Toba di kantor Badan Otorita Danau Toba, Jumat (06/10/2017).
 
“Setelah jalan tol Medan-Tebing Tinggi nanti akan kita lanjutkan hingga ke Parapat, begitu juga jalur kereta api juga kita harapkan dapat dibangun hingga Parapat,” terang Luhut sembari mengharapkan agar seluruh stakeholder di Sumut dapat kompak sehingga berbagai proses dapat dijalankan dengan cepat.
 
Untuk itu, Luhut mengatakan pihaknya meminta berbagai stakeholder untuk dapat mempercepat implementasi proyek Badan Otorita Danau Toba di kawasan Sibisa. Diharapkan dalam tahun ini, masalah penggunaan lahan 605 ha yang akan dikelola Badan Otorita dapat segera dituntaskan.
 
Saat disinggung soal keramba jaring apung (KJA) yang hingga saat ini masih belum menemukan solusi, Luhut mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil kajian KJA Danau Toba yang sedang dilakukan oleh World Bank. “Jadi sekarang kita masih menunggu hasil kajiannya dari world bank, sehingga nanti kita akan tahu berapa banyak jumlah keramba di sana, berapa keramba yang dibolehkan hingga di lokasi-lokasi mana saja yang dibolehkan. Hal ini sangat penting karena ini terkait degan kerusakan lingkungan dan kesehatan masyarakat,” jelas Luhut.
 
Sementara itu, Gubernur Sumut Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengatakan, dari hasil rapat tersebut sudah banyak mengalami kemajuan seperti proses administrasi, proses Amdal dan pembahasan kawasan lainnya. “Jadi sesuai keinginan kita, kawasan otorita Danau Toba itu seluas 605 ha, namun yang mendapatkan rekomendasi hanya 386 ha, selebihnya tetap menjadi hutan lindung. Begitu pun, ini sebenarnya sudah lebih luas dari Nusa Dua Bali yang hanya 260 ha,” ujar Erry.
 
Lebih lanjut dikatakan Erry, terkait usulan Bupati Taput untuk lahan taman bunga seluas 254 ha yang diberikan rekomendasi hanya 81 ha, sebab yang lainnya lahannya masih berada di hutan lindung. Begitu juga untuk lahan taman bunga di Humbang Hasundutan seluas 1.564 ha yang disetujui 533 ha. “Jadi kalau kita lihat luas lahan untuk otorita Danau Toba ini ada sekitar 1.000 an ha,” jelas Erry.
 
Oleh karena itu, sambung Erry, saat ini yang dipercepat adalah proses administrasi terkait amdal dan lainnya. “Untuk proses Amdal Sibisa ditargetkan akan selesai akhir Oktober ini, selanjutnya proses administrasi tahapan pembangunan dan investor sudah bisa membangun daerah tersebut sesuai dengan master plannya,” tutupnya. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional
Jalan Tol Pekanbaru-Padang, Aceh-Padang, Palembang-Betung Dioperasikan 24 Maret
Hamawas Siagakan Kendaraan Layanan Dan Fungsionalkan Rest Area Sementara Km 99 Tol Tebing Tinggi - Indrapura
Segera Sampaikan Laporan Keuangan TA 2024, Pemprov Sumut Targetkan Opini WTP Ke-11
Tinjau Jembatan Ambruk di Nias Barat, Gubernur Sumut Pastikan Dibangun Tahun Ini
Kunjungan Pertama Sebagai Gubernur, Bobby Nasution Serap Aspirasi Warga Samosir
komentar
beritaTerbaru
hit tracker