Sabtu, 25 April 2026

Sekretaris LAPK:PDAM Tirtanadi Harusnya Turunkan Tarif Air Bukan Sebaliknya

Jumat, 06 Januari 2017 21:30 WIB
Sekretaris LAPK:PDAM Tirtanadi Harusnya Turunkan Tarif Air Bukan Sebaliknya
BERITASUMUT.COM/IST
PDAM Tirtanadi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Setelah berulangkali keinginan PDAM Tirtanadi untuk menaikkan tarif air kandas, kini di tengah kenaikan tarif berbagai layanan publik di awal tahun 2017, PDAM mencoba kembali melakukannya. Langkah PDAM ini pun mendapatkan respon negatif dari masyarakat.
 
Pasalnya, kenaikan tarif dianggap tidak akan memperbaiki pelayanan PDAM Tirtanadi yang selama ini buruk, seperti kuantitas air tetap kecil, kualitas air tetap keruh, berlumpur dan bau dan kontinuitas air tetap macet.
 
"Rencana kenaikan tarif air dalam waktu dekat diduga hanya akal-akalan untuk menutupi kebocoran 'biaya kelakuan' petinggi PDAM Tirtanadi yang besar dan terkesan mubajir," ungkap Sekretaris Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK), Padian Adi Siregar dalam keterangan persnya yang diterima wartawan, Jumat (06/01/2017).
 
Lebih lanjut dikatakannya, sama seperti kebocoran dan mubajirnya distribusi air di IPA Sunggal. Sesungguhnya jangka waktu yang lama tarif air tidak naik, tidak dapat dijadikan alasan mendesak untuk menaikkan tarif. "Bagaimana jika logikanya di balik, karena pelayanan PDAM Tirtanadi yang buruk, maka selayaknya tarif air harus diturunkan," tegasnya.
 
Penyertaan modal yang besar diberikan Pemprovsu dan penghapusan utang PDAM Tirtanadi terhadap pemerintah pusat dinilai efektif untuk meningkatkan pelayanan ke arah lebih baik dan tidak harus menaikkan tarif air. Rencana pembangunan IPA untuk meningkatkan debit air hanya alasan untuk memuluskan 'akal bulus' PDAM Tirtanadi untuk menaikkan tarif. 
 
Evaluasi terhadap investasi besar pada pengembangan IPA Sunggal tidak berpengaruh untuk peningkatan distribusi air ke pelanggan di Kota Medan. Karena debit air IPA Sunggal justru terbuang sia-sia ke saluran pembuangan diakibatkan saluran pipa ke pelanggan tersumbat. Pembohongan publik juga dilakukan PDAM Tirtanadi yang menyebutkan kenaikan tarif air diperuntukkan untuk pembiayaan pembangunan pipanisasi dan Intalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPTL), padahal anggarannya telah disediakan pemerintah pusat.
 
"PDAM Tirtanadi jangan memancing di air keruh, ketika pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan yang menaikkan tarif berbagai kebutuhan primer masyarakat, PDAM Tirtanadi justru menambah kegaduhan di masyarakat berencana menaikkan tarif air. PDAM Tirtanadi jangan berlindung di balik kenaikan harga BBM dan TDL, kemudian seolah-olah kenaikan BBM dan TDL berdampak pada kenaikan inflasi dan biaya produksi," tegasnya.
 
Pelanggan, sarannya, harus melawan upaya PDAM Tirtanadi yang menafikkan hak pelanggan dan pelayanan yang sangat buruk. Gerakan protes secara massif dilakukan pelanggan di tingkat cabang menuntut kenaikan tarif air harus dibatalkan. Petinggi PDAM Tirtanadi boleh saja membungkam dewan pengawas, akademisi gadungan, 'forum pelanggan' seolah-olah setuju tarif air naik. Tetapi pelangganlah yang langsung merasakan pelayanan buruk PDAM Tirtanadi harus berani melawan bualan janji manis petinggi PDAM Tirtanadi.
 
Penegak hukum juga diharapkan masuk menelusuri akal-akalan PDAM Tirtanadi untuk menaikkan tarif air demi kepentingan pribadi-pribadi petinggi PDAM Tirtanadi. Beberapa petinggi PDAM Tirtanadi yang tersangkut hukum menjadi pintu masuk penegak hukum mendalami dugaan permufakatan jahat untuk menutupi biaya “kelakuan” petinggi PDAM Tirtanadi yang besar dengan cara legal yaitu menaikkan tarif air. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Pasar Murah Imlek 2026 di Medan, Pemkot Hadir Bantu Warga Jelang Perayaan Tahun Baru Tionghoa
Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih dan Pemanfaatan Sumber Daya Secara Bijak
Sekda Langkat Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Digitalisasi Pemerintahan
KemenPAN-RB dan Komdigi Kolaborasi Wujudkan Pemerintah Digital
Presiden Prabowo Tegaskan Kontinuitas Pemerintahan Kunci Pembangunan Nasional
komentar
beritaTerbaru
hit tracker