Sabtu, 20 Juni 2026

Dari 2001 yang Dibutuhkan, Pemko Medan Hanya Miliki 189 Angkutan Kebersihan

Kamis, 29 Desember 2016 06:20 WIB
Dari 2001 yang Dibutuhkan, Pemko Medan Hanya Miliki 189 Angkutan Kebersihan
BERITASUMUT.COM/IST
Truk pengangkut sampah.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Kebersihan Kota Medan hanya memiliki sekitar 189 angkutan kebersihan. Padahal, Kota Medan secara keseluruhan membutuhkan paling tidak sekitar 2001 angkutan kebersihan, atau masih kurang 1812 lagi.
 
Menurut Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan Endar Sutan Lubis, angkutan kebersihan tersebut berupa becak sepeda motor. Kalau dihitung, biayanya bisa mencapai Rp40 miliar lebih. Angkutan ini, katanya, difungsikan untuk mengangkut sampah dari lingkungan. Jadi, setiap lingkungan setidaknya memiliki satu unit becak sepeda motor sampah. 
 
"Di Kota Medan ada 52 kecamatan, 2001 lingkungan. Paling tidak kalau dikurangi, ya 1800-an yang dibutuhkan lagi," katanya sembari menyebutkan rencana anggaran Dinas Kebersihan 2017 sebesar Rp 166,5 miliar, Rabu (28/12/2016).
 
Endar mengaku sudah menyampaikan kekurangan ini kepada anggota DPRD Medan saat membahas RAPBD 2017 di gedung DPRD Medan kemarin. Menurutnya, anggota DPRD mendorong Dinas Kebersihan untuk lebih optimal melakukan pengadaan angkutan kebersihan. Sebab, dalam menyampaikan pendapat anggota DPRD kemarin, kebersihan sebagai salah satu tolak ukur agar Kota Medan bisa kembali mendapatkan penghargaan Adipura.
 
Endar pun mengakui hingga kini belum semua lingkungan itu memiliki bak sampah. Kesulitan mencari lahan, mengambil sampah yang letaknya di Gang karena alat pengangkut terbatas adalah kekurangan yang menghambat proses kinerja. Endar menyebutkan saat ini ada 214 truk sampah, 31 kondisinya sudah rusak parah. Kemudian dua dumtruk, amroll 10 kubik sebanyak 8, amroll 6 kubik sebanyak 20, mobil toilet ada 11 unit, enam truk tinja, dan lainnya. 
 
Ia mengatakan buaya untuk pengadaan becak sampah sepeda motor itu memerlukan anggaran yang tidak sedikt. "Yang dibutuhkan sekitar 1812 dikali Rp25 juta.  Lebih Rp40 miliar," sebutnya.
 
Sementara itu, anggota DPRD Medan Komisi D, Godfried Lubis mengatakan biaya yang dibutuhkan memang besar. Ia menyarankan agar biaya tersebut bisa dicari melalui Corporate Social Responsibility (CSR). "Dilakukan bertahap saja. Tahun ini penganggarannya berapa unit, kemudian tahun depan. Sampai satu unit untuk satu lingkungan itu terpenuhi," pungkasnya.(BS03)

Tags
beritaTerkait
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset
Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Rico Waas Minta Jajaran Pemko Medan Langsung Bekerja Layani Masyarakat
Mudik Gratis Bareng Pemko Medan, Walikota Lepas 1.969 Pemudik ke 12 Kota Tujuan
Optimalkan Retribusi Kebersihan, Sekda Instruksikan Camat Lebih Peduli Melakukan Pengawasan
Walikota Medan Dukung BBMKG Sebar Informasi Cuaca Melalui Videotron Pemko Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker