Sabtu, 04 Juli 2026

Tahun Ini, 10 Ribu Nelayan Sumut Terima Asuransi Terpadu

Sabtu, 24 Desember 2016 16:30 WIB
Tahun Ini, 10 Ribu Nelayan Sumut Terima Asuransi Terpadu
BERITASUMUT.COM/BS03
Nelayan Sumut terima Asuransi Terpadu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Upaya Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dengan menjemput bola, akhirnya berbuahkan hasil. Setidaknya 10 ribu nelayan tradisional tahun ini mendapatkan asuransi terpadu nelayan. Pembiayaan asuransi ini menggunakan anggaran APBD Sumut tahun 2016.
 
"Alhamdulillah upaya kita menjemput bola berbuahkan hasil. Sekitar 10 ribu nelayan tradisional kita tahun ini sudah tercover asuransi terpadu nelayan," ujar Kadiskanla Sumut Zonny Waldi di Medan, Sabtu (24/12/2016).
 
Meskipun jumlah nelayan di Sumut masih banyak yang belum tercover asuransi setidaknya jumlah nelayan yang miliki asuransi kian bertambah setiap tahunnya.
 
"Nelayan tradisional kita ada 250 ribu orang termasuk nelayan modern. Yang punya asuransi sekitar 50 ribu orang. Kita harapkan setiap tahun jumlah nelayan yang miliki asuransi nelayan terus bertambah. Untuk katahun depat kita menargetkan 20 ribu nelayan dari Anggan APBD kita," sambung Zonny.
 
Lebih lanjut dikatakan Zonny, selain anggaran APBD Provsu, setiap tahunnya pemerintah pusat juga memberikan bantuan asuransi. Seperti halnya tahun ini setidaknya ada 8000 nelayan di Sumut mendapat bantuan.
 
Dikatakan Zonny, program asuransi untuk nelayan merupakan wujud keperdulian Pemprovsu untuk mengangkat kesejahteraan sekaligus memberikan perlindungan kesehatan kepada nelayan-nelayan kecil atau nelayan tradisional. Adapun nelayan yang tercover asuransi yakni nelayan tradisional yang menggunakan kapal motor dibawah 10 GT. 
 
"Untuk pengurusan asuransi para nelayan tradisional hanya perlu mendaftarkan diri ke Diskanla, membawa fotokopi Kartu Nelayan, fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) dan mengisi formulir pendaftaran yang disediakan. Syarat lainnya, nelayan tradisional yang mendapat asuransi nelayan yang menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan," papar Kadiskanla Sumut.
 
Sebelumnya, Zonny mengaku sangat menyayangkan masih sedikitnya nelayan memiliki asuransi. Padahal pembuatan asuransi nelayan ini gratis alias tanpa dipungut biaya. Dikatakan Zonny asuransi nelayan dipandang sangat baik. Karena tidak hanya mencover kesehatan dan resiko kerja nelayan, diharapkan semangat nelayan dalam mencari rejeki semakin meningkat sehingga turut meningkatkan pendapatan mereka.
 
"Harapannya seperti itu. Kalau nelayan ini semangat tentu hasilnya juga akan baik. Mudah-mudahan turut berdampak terhadap penghasilan mereka," pungkasnya. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Kadin Sumut Jalin Kerja Sama dengan Kamar Dagang Belarus, Bidik Pasar Eropa Timur
Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam
Australia Juara Piala AFF U-19 2026, Sumut Sukses Tunjukkan Kapasitas Tuan Rumah Internasional
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut
Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker