Sabtu, 02 Mei 2026
Hadiri Munaslub Partai Hanura

Presiden Jokowi: Banyak Yang Lupa Beda Kritik Dengan Menghina

Kamis, 22 Desember 2016 11:14 WIB
Presiden Jokowi: Banyak Yang Lupa Beda Kritik Dengan Menghina
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan,  bangsa Indonesia butuh energi termasuk Partai Hanura untuk mengatasi berbagai persoalan. Ia berharap jangan sampai energi kita habis untuk hal-hal yang tidak perlu, tidak produktif seperti yang kita alami akhir-akhir ini.

Saat menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun Partai Hanura ke-10 dan Pembukaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura, di Kantor DPP Hanura Jalan Mabes Hankam, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (21/12/2016) malam, Presiden Jokowi menyindir berbagai kritik yang disampaikan ke pemerintah akhir-akhir ini, yang menurutnya berisi hasutan kebencian yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Orang banyak yang lupa bedanya kritik dan menghina. Mana kritik mana menjelekkan. Orang tak bisa memilah mana kritik mana menghasut, ujaran kebencian, mana kritik mana makar gak bisa dibedakan. Padahal berbeda jauh sekali,” ucap Presiden Jokowi.

Presiden berharap jangan sampai energi bangsa Indonesia habis untuk mengurus hal itu, sehingga pembangunan menjadi terlupakan.

Oleh sebab itu, lanjut Presiden, Indonesia sebagai negara yang besar harus memiliki strategi yang dapat menghasilkan hal-hal produktif guna menghadapi masa depan yang lebih baik. Salah satunya adalah strategi ekonomi.

Apalagi kompetisi antar negara akan semakin sulit sehingga banyak yang harus dibenahi, mulai dari pemberantasan korupsi, inefisiensi birokrasi dan daya saing dengan negara lain.

“Pertarungan dan kompetisi antara negara makin sengit, ini yang harus kita siapkan,” ujarnya, seperti dilansir setkab.go.id.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Munas IKAL 2025–2030 Tetapkan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman sebagai Ketua Umum
Kongres VI Demokrat Bakal Pilih Ketum hingga Pengisi Posisi Bendum
Presiden Prabowo: Peran Muslimat NU Sangat Penting dalam Membangun Generasi Bangsa
Beri Pengarahan Kadin Indonesia, Presiden Prabowo Dorong Persatuan Pengusaha untuk Kemakmuran Bangsa
Prabowo Hadiri Konsolidasi Kadin, Duduk di Antara Arsjad Rasjid-Anindya Bakrie
PELTI Didesak Gelar Munaslub
komentar
beritaTerbaru
hit tracker