Senin, 08 Juni 2026

KKPDT Diyakini Dongkrak Perekonomian Masyarakat

Kamis, 18 Agustus 2016 18:29 WIB
KKPDT Diyakini Dongkrak Perekonomian Masyarakat
BERITASUMUT.COM/BS03
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumut, E Marbun saat dikonfirmasi mengenai kesiapan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) di Parapat dan Balige, provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang akan digelar 20-21 Agustus diyakini akan mendongkrak perekonomian masyarakat. Selain dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan para menterinya, kegiatan yang dirangkai dengan pesta rakyat yang melibatkan masyarakat, pelaku seni, budayawan akan menyedot pengunjung domestik maupun manca negera.
 
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumut, E Marbun saat dikonfirmasi mengenai kesiapan kegiatan mengakui, setidaknya akan ada ribuan turis domestik maupun manca negara yang akan hadir dalam pesta rakyat tersebut. Hal ini dikuatkan dengan sudah mendaftarnya sekitar 4000-an orang yang akan mengikuti karnaval tersebut.
 
"Kalau yang sudah memastikan ikut karnaval berdasarkan KTP yang diserahkan kepada panitia jumlahnya hingga sore ini mencapai empat ribu orang. Ini yang pasti saja dan sudah terdata. Kalau yang sekedar datang sebagai pengunjung tidak tahu lagi berapa jumlahnya nanti. Yang jelas bisa lebih banyak," ujar E Marbun saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (18/08/2016).
 
Lebih lanjut dikatakan E Marbun, dengan hadirnya ribuan orang di Danau Toba sudah dapat dipastikan akan mendongkrak perekonomian masyarakat. Betapa tidak, berdasarkan informasi terkini pihaknya hampir seluruh hotel dan penginapan telah habis dipesan. 
 
"Bahkan Homestay atau rumah singgah saja saat ini sudah tidak tersedia lagi. Kita mencari penari saja yang biasa harganya sekitar Rp 200 ribu kini sudah dipatok mereka jadi Rp 500 ribu. Mau tidak maulah, karena sudah mendesak," terang Marbun.
 
Masih soal mendongkrak perekonomian masyarakat, lanjut Marbun, jika satu orang saja yang hadir di Parapat dan Balige menghabiskan anggaran sebesar Rp 1 juta saja selama kegiatan Karnaval maka setidaknya perputaran uang dari 4000 orang yang sudah mendaftarkan ikut Karnaval mencapai Rp 400 miliar. 
 
"Bayangakan saja, seberapa besar manfaat even ini untuk Danau Toba. Pergerakan perekonomian juga bakal jalan. Itu baru dari daftar tamu yang akan mengikuti karnaval kemerdekaan sesuai dengan jumlah KTP yang masuk. Artinya angka ini bisa bertambah hingga hari H. Itu belum lagi penonton dari wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegera yang akan hadir nantinya," tandasnya. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut
Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi
Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program
Pasar Murah Imlek 2026 di Medan, Pemkot Hadir Bantu Warga Jelang Perayaan Tahun Baru Tionghoa
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
komentar
beritaTerbaru
hit tracker