Minggu, 13 September 2026

BUMD Tak Berkontribusi, PAD Berpeluang Ditutup

Selasa, 02 Agustus 2016 18:59 WIB
BUMD Tak Berkontribusi, PAD Berpeluang Ditutup
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akui akan mengevaluasi sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprovsu yang dinilai tidak berkontribusi untuk pendapatan daerah. Seperti halnya empat dari delapan BUMD tidak menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2015 lalu.
 
"Sebenarnya kami sudah rapat tentang itu, akan dievaluasi. Tapi ini tidak bisa sendiri, harus bersama DPRD Sumut. Apakah akan kita suntik dengan penyertaan modal, atau juga apakah bisa nanti kita akan kerja sama dengan pihak ketiga. Ya, ke depan kalau memang tidak ada peluang untuk Pemprovsu ya bisa saja ditutup," ujar Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumut, Hasban Ritonga kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (02/08/2016).
 
Terkait tudingan kalau BUMD dijadikan tempat titipan pegawai atau pun sebagai balas budi kepada pejabat yang ditempatkan dibantah Hasban. Menurut Hasban meskipun indiksi tersebut bisa saja ada namun hal itu tidak bisa menjadi pembenaran.
 
"Artinya tidak semuanya betul kalaupun indikasi itu ada. Buktinya dari Bank Sumut kita dapat keuntungan Rp 200an milyar, PD Perkebunan Rp 15 milyar di tahun berjalan ini. Tahun sebelumnya Rp 20 milyar. PDAM Tirtanadi sudah sekitar 75 persen cakupan pelayanan. Mungkin satu dua tahun ke depan sudah bisa 80 persen dan tentu sekali kita dapat lumayan," ujar Sekda Pemprov sumut ini.
 
Seperti diketahui saat ini hanya empat BUMD yang berkontribusi dalam pendapatan asli daerah pada tahun anggaran 2015. Keempat BUMD tersebut adalah PD Perkebunan dengan realisasi pendapatan senilai Rp.15 miliar (75 persen dari target), PT KIM dengan realisasi pendapatan senilai Rp 936.233.263 (100 persen dari target), PT.Bank Sumut dengan realisasi pendapatan senilai Rp 234.104.957.294 (100 persen dari target) dan PT.Asuransi Bangun Askrida dengan realisasi pendapatan senilai Rp 199.712.725.
 
Sedangkan empat BUMD lainnya, yakni PDAM Tirtanadi, PT Dhirga Surya Sumatra Utara, PD Aneka Industri dan Jasa, serta PT Pembangunan Sarana dan Prasarana Sumatera Utara belum berkontribusi dalam pendapatan daerah. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Nyamar Jadi Penarik Betor, BNNP Sumut Tangkap Pengedar 126 Kg Ganja
Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Mulai Diperbaiki Oktober
Gubernur Bobby Bersama Wapres Pastikan Pemulihan Kesehatan Siswa yang Diduga Keracunan MBG di Karo
Wapres RI Gibran Kunjungan Kerja ke Karo
Selundupkan Sabu dalam Sepatu, Warga Aceh Ditangkap di Bandara Kualanamu
Bobby Nasution Lepas Kafilah Sumut ke MTQ Nasional 2026 di Semarang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker