Selasa, 25 Agustus 2026

Ketua Panitia Bawa Kabur Uang Qurban Rp66 Juta

Selasa, 00 0000 00:00 WIB
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Medan, (beritasumut.com)

Warga Jalan Katamso Gang Intan, Lingkungan XI, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, gagal melaksanakan penyembelihan hewan qurban karena uang sebesar Rp66.400.000 untuk pembelian hewan qurban dibawa kabur oleh ketua panitia.

Peristiwa tersebut lantas dilaporkan Ketua Badan Kenaziran Mushalla Al Karim Muhammad Rivai, Wafir, didampingi Kepala Lingkungan XI Muhammad Fahmi dan Lurah Kampung Baru Doli Yusuf Hasibuan kepada Walikota Medan Rahudman Harahap. Mereka diterima Walikota di Pendopo Rumah Dinas WaliKota Medan, Jalan Sudirman, Medan, Sabtu (27/10/2012) malam.

Baca Juga:

Kepada WaliKota, mereka menjelaskan kronologis kejadian. Untuk melakukan penyembelihan hewan qurban, warga telah mengumpulkan uang melalui Badan Kenaziran Mushalla Al Karim sebesar Rp66.400.000. Uang itu diperkirakan mampu untuk membeli 8 ekor lembu dan 2 ekor kambing. Berhubung ketua panitia qurban yang lama diangkat menjadi nazir, maka ditunjuklah Istofa sebagai ketua panitia qurban yang baru.

Uang itu selanjutnya diserahkan kepada Istofa untuk dibelikan 8 ekor lembu dan 2 ekor kambing. Namun sampai Kamis (25/10/2012) tengah malam, hewan qurban tak kunjung tiba sehingga mengundang kecurigaan warga. Begitu juga dengan keesokan paginya ketika orang-orang yang berqurban sudah berkumpul di Mushalla Al Karim, hewan qurban tidak ada. Berhubung hewan qurban tidak ada, maka penyembelihan gagal dilaksanakan. Padahal panitia sudah membagikan 239 kupon kepada masyarakat untuk pengambilan daging qurban.

Baca Juga:

“Untuk itu kami mohon bantuan Bapak WaliKota untuk menyikapi masalah ini, sebab warga sangat kecewa akibat gagal melakukan penyembelihan hewan qurban. Kami yakin Bapak pasti punya solusi untuk mengobati rasa kekecewan warga ini, “ kata Muhammad Rivai diamini Wafir dan Muhammad Fahmi.

Setelah mendengar pengaduan warga, WaliKota langsung menyampaikan rasa keprihatinannya karena warga gagal melaksanakan penyembelihan hewan qurban. Sebagai bentuk rasa keprihatinan tersebut, WaliKota kemudian menyerahkan bantuan Rp20 juta yang nilainya setara untuk pembelian 2 ekor lembu.

“Saya berharap bantuan ini bisa digunakan untuk membeli hewan qurban kembali. Walaupun nilainya tidak bisa membeli 8 ekor lembu dan 2 ekor kambing seperti yang akan diqurbankan semula tapi saya berharap dengan bantuan ini warga sekitar Mushalla Al Karim dapat merayakan Hari Raya Idul Adha 1433 H dengan melakukan penyembelihan hewan qurban. Semoga bantuan ini bisa mengurangi sekaligus mengobati rasa kekecewaan warga,” harap WaliKota.

Selanjutnya, WaliKota mengingatkan panitia qurban agar benar-benar membagikan daging qurban kepada warga sekitar Mushalla Al Karim. Dia berharap seluruh warga mendapatkan daging qurban sehingga mereka dapat merasakan indahnya berbagi di Hari Raya Idul Adha 1433 H yang mulia ini.

Sementara itu, pantauan wartawan, Ahad (28/10/2012) pagi, warga sekitar Mushalla Al Karim telah melaksanakan pemotongan hewan qurban. Usai menerima bantuan dari WaliKota, mereka malam itu langsung membeli 2 ekor lembu.

“Uang bantuan dari Bapak Walikota langsung dibelikan dua ekor lembu. Itu sebabnya penyembelihan hewan qurban dilaksanakan pagi ini. Seluruh warga mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Walikota, sebab dengan bantuan yang telah diberikan itu mereka dapat merayakan Hari Raya Idul Adha 1433 H,” kata Lurah Kampung Baru Doli Yusuf Hasibuan. (BS-024)

beritaTerkait
Sidang Perdana Gugatan PT TSI Terhadap Bank Mandiri Digelar, Tergugat Tak Hadir di PN Medan
CitraLand Tunjukkan Kepedulian Pendidikan Anak Bangsa, Bupati Deliserdang Targetkan 2028 Tak Ada Lagi Sekolah Sore
SSB Tunas Muda U-9 Raih Juara III
AI Bisa Membuat Gambar, Namun Hanya Manusia yang Bisa Menciptakan Makna
Pameran Foto Bencana Prahara Pulau Emas Jadi Ruang Diskusi Mitigasi Bencana
Changan Deepal S05 dan Nevo Q05 Hadir di Medan, Andalkan Pilihan SUV Elektrifikasi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker