Jumat, 12 Juni 2026

Rumah Selesai Direnovasi, Oknum Guru di Medan Tidak Bayar Upah Tukang Bangunan

Selasa, 28 Mei 2024 23:00 WIB
Rumah Selesai Direnovasi, Oknum Guru di Medan Tidak Bayar Upah  Tukang Bangunan
beritasumut.com/BS06
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Seorang tukang bangunan rumah (pemborong) bernama Mardiansyah (38) mengaku sangat kecewa dan ditipu oleh pemilik rumah. Yang mana, pengerjaan renovasi rumah tersebut berada di Jalan Riwayat 1, Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Pasalnya, pengerjaan renovasi rumah itu sudah selesai dengan kesepakatan total biaya 13 juta rupiah. Namun, pemilik rumah itu yang berinisial I (43) yang berprofesi sebagai guru di Jalan Sisingamangaraja Medan, tidak membayar upah/biaya pengerjaan renovasi rumahnya sekitar Rp7.653.000,'.

"Saya menerima pengerjaan renovasi rumah itu, karena sudah sepakat dengan biaya 13 juta rupiah dan sudah selesai. Namun, pemilik rumah tidak mau membayarkan upah/biaya sekitar Rp.7.653.000,' lagi pak. Saat saya meminta uang itu, pemilik rumah marah-marah dan mengusir saya. Tak hanya di situ, pemilik rumah juga menjelek-jelekan saya kepada warga dan mengatakan bahwa beliau sudah membayar semua biaya renovasi rumah itu," ungkap Mardiansyah dengan kesal kepada wartawan, Selasa (28/5/2024) siang.

"Tega kali dianya (pemilik rumah) itu pak, tidak membayarkan upah/biayanya, sampai saya pending kerjaan/proyek saya yang lain demi mempercepat pengerjaan renovasi rumah itu. Dan untuk bayar gaji anggota, saya sampai meminjam sama keluarga," sambungnya.

[br] Lanjut dijelaskannya, pengerjaan renovasi rumah itu belum selesai, pemilik rumah meminta untuk bagian lain yang rusak juga dikerjakan dan pemilik rumah tidak menambahkan biaya/upah oleh tukang.

"Belum lagi selesai mengerjakan yang sudah disepakati, pemilik rumah juga meminta untuk mengerjakan yang lain tanpa memberikan upah, itu pun kita kerjakan sebagian. Ketika saya meminta kekurangan biaya pengerjaan yang sudah selesai, pemilik rumah marah-marah dan menantang saya untuk menempuh jalur hukum serta menjelek-jelekan saya kepada warga," imbuhnya.

Ia berharap pemilik rumah segera membayarkan upah/biaya yang sudah menjadi haknya yang sudah disepakati. Dan menurutnya, apabila tidak ada itikad baiknya untuk membayar yang sudah disepakati akan tempuh jalur hukum.

"Saya berharap upah/biaya yang belum dibayarkan segera diberikan kepada saya, karena dalam pengerjaan renovasi rumah itu saya menguras tenaga dan waktu guna kebutuhan anak dan istri saya. Kalau pun tidak ada itikad baiknya, saya siap dan akan tempuh jalur hukum," tandasnya.(BS06)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Walikota Binjai Serahkan 24 Unit Kunci Rumah Hasil Renovasi Baznas Binjai
Sebanyak 22 Rumah Tidak Layak Huni di Tegal Sari Mandala III Akan Diperbaiki
Koramil 01/SU Bantu Perbaiki Rumah Warga Tak Mampu di Siantar
komentar
beritaTerbaru
hit tracker