Sabtu, 25 April 2026

Terlibat Perampokan Motor, Tiga Oknum Samapta Polrestabes Medan Terancam Dipecat

Senin, 10 Oktober 2022 10:00 WIB
Terlibat Perampokan Motor, Tiga Oknum Samapta Polrestabes Medan Terancam Dipecat
beritasumut.com/BS06
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Tiga orang oknum petugas Samapta Polrestabes Medan bersama temannya yang mencoba ikut terlibat melakukan percobaan perampokan sepeda motor, milik korban berinisial BS di seputaran Kampung Lalang, yang berhasil diamankan terancam dapat sanksi pemecatan.

"Saat ini ketiga oknum anggota Polri sudah di tempatkan penempatan khusus (padsus) di Mapolrestabes Medan," ucap Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa kepada wartawan, Minggu (09/10/2022).

Oknum polisi tersebut berinisial H, B dan A. Dari sipil B. "Yang masih diburu lagi berinsial O," tambahnya.

Selain terlibat melakukan percobaan perampokan sepeda motor, ketiga oknum anggota Polri itu juga menyeret ibu dan balita umur dua tahun dengan mobil. Namun kedua korban selamat dari aksi dilakukan oleh oknum anggota Polri itu.

Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan, pihaknya telah mengamankan empat orang diduga pelaku. Di mana tiga dari empat diduga pelaku tersebut adalah oknum polisi yang bertugas di Samapta Polrestabes Medan.

"Dari hasil penyelidikan kami dari kejadian tersebut sudah kami amankan empat orang, proses saat ini sedang berjalan," papar Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini.

Kata Fathir, terhadap para pelaku pihaknya akan melakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku, ia juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas informasinya terkait yang telah terjadi.

Selain itu, ketiga oknum Polri akan dilakukan proses yaitu proses secara kode etik dan juga secara pidana. Dan yang bersangkutan akan mempertanggungjawabkan perbuatanya yang dilakukan itu.

"Jumlah pelaku seluruhnya ada lima orang, empat diantaranya sudah dilakukan penangkapan, untuk satu orang masih dalam pengejaran kami atas nama berinisial O yang bukan anggota kepolisian," terangnya.

"Keterangan para pelaku dari hasil penyelidikan kami dari kejadian yang telah terjadi berawal dari informasi dari inisial O kepada para pelaku lainnya adanya penjualan sepeda motor yang tidak memiliki kelengkapan dokumen," imbuhnya.

Fathir menyampaikan, setelah para pelaku ini datang ke lokasi terjadilah perbuatan seperti video yang tersebar. Untuk ketiga pelaku oknum polisi ini bertugas sebagai Satuan Samapta Polrestabes Medan.

"Para pelaku ini hubungannya pertemanan yang sudah lama saling mengenal satu sama lainnya, jadi dua orang itu menyampaikan ada penjualan sepeda motor, informasi itu yang ditindaklanjuti oleh ketiga oknum polisi itu," ungkapnya.

Tetapi tegas Fathir, ketiga polisi tersebut salah dalam melakukan tindakan dan ada niat jahat yang sekarang ini masih dalam penyelidikan.

"Saat ini motifnya masih ingin menguasai kendaraan korban, " ujarnya.

[br] Seperti diketahui seorang ibu rumah tangga berinisial UAT (31) dan anaknya berinisial P (2) seorang balita di seret oleh sebuah mobil Kijang Inova di Kampung lalang, Sunggal tepatnya di depan Toko Gading Mas, pada hari Rabu 5 Oktober 2022 sekitar pukul 19.00 WIB. Pengakuan dari korban mobil Inova tersebut dikendarai yang diduga mengaku sebagai oknum polisi yang bertugas di Polda Sumut.

Suami korban bernama berinisial BS di yang datang di Mapolrestabes Medan mengatakan, dirinya bersama istrinya berencana ingin menjual sepeda motor miliknya, saat itu ia dihubungi oleh seorang pria dan memang saat itu juga yang kebetulan melintas di daerah Sunggal langsung bertemu di sebuah lokasi.

"Kami sepakat bertemu di depan toko Gading Mas di sekitar Kampung Lalang Sunggal, saat itu mereka turun dan langsung mengecek kondisi sepeda motor kami, namun tiba - tiba dia mengaku bahwa mereka ada sekitar 5 orang mengaku dari Polda Sumut ingin menangkap kami, ada seorang pria yang mengatakan bahwa motor kami ini bermasalah dan kami harus dibawa ke Polda Sumut, tanpa ada menunjukan surat penangkapan ataupun surat surat lainnya," terang BS.

BS menjelaskan, saat itu dirinya langsung membantah tudingan mereka dan meminta kembali dokumen dan kunci yang sempat mereka pegang.

"Karena logat mereka juga mencurigakan dan saat itu istriku juga ikut meminta kunci sepeda motor kami, pas istriku meminta kunci dan dokumen sepeda motor kami tiba - tiba supir mobil Kijang Inova BK 1165 OZ langsung tancap gas dan istriku bersama anakku pun terseret oleh mobil tersebut," jelasnya.

[br] Akibat dari terseret mobil tersebut istriku mengalami terkilir pada kaki, pinggang dan tangannya, sementara anak balita berusia dua tahun mengalami beberapa luka memar, bengkak pada lengan, tangan serta lutut. "Sudah kami bawa kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama," imbuhnya.

Ia berharap Bapak Kapolri, Kabareskrim Polri, Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan dapat mengusut tuntas hal ini di mana anak dan istrinya hampir saja kehilangan nyawa karena ulah oleh oknum pria yang diduga mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas Polda Sumut

"Saya melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan sesuai laporan polisi nomor LP/B/3125/X/2022/SPKT/POLRESTABES MEDAN/ POLDA SUMATERA UTARA. Jika memang benar nantinya mereka adalah seorang anggota Polri, kami minta agar oknum tersebut semuanya di proses hukum, ditahan dan pecat (PTDH) agar tidak ada korban yang lain lagi," pungkasnya.(BS06)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap
Sepanjang Ramadan, Satreskrim Polrestabes Medan Berantas Begal dan Polisi Gadungan
Polisi Tembak Dua Orang Komplotan Maling Motor di Jalan Sei Mencirim Deli Serdang
Polisi Tembak Maling Motor di Kecamatan Medan Tuntungan
Polisi Tembak Kaki Maling Motor di Parkiran Tiara Convention Centre Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker