Diwarnai Dua Kartu Merah, PSMS Tumbangkan PSIS 2-1 di Stadion Utama Sumut
beritasumut.com PSMS Medan menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/20
Olahraga
beritasumut.com - Sebanyak empat unit bangunan atau pos yang berdiri atas drainase kembali dibongkar oleh Tim Satpol PP Kota Medan, Jumat (16/09/2022). Keempat unit bangunan tersebut berada di wilayah Kecamatan Medan Tembung. Pembongkaran bangunan guna mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum sesuai dengan instruksi Wali Kota Medan, Bobby Nasution, berjalan lancar tanpa ada penolakan atau keberatan.
Sebelum dilakukan pembongkaran Tim Satpol PP yang dipimpin Kasat Pol PP Kota Medan, Rakhmat Harahap diwakili Kabid Tibum dan Tranmas Satpol PP Kota Medan, Doli Yusuf Hasibuan melakukan apel di kantor Kecamatan Medan Tembung. Turut hadir dalam apel tersebut Camat Medan Tembung, Vianti Dewi Nasution, Danramil 0301-10/MM dan Lurah Bantan Timur, Lurah Sidorejo serta Lurah Bantan.
Usai Apel Tim yang terdiri dari Polrestabes Medan, Kodim 0201/Medan, Dinas PU, Dinas Kominfo dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan serta Dinas Perhubungan ini bergerak ke lokasi yang ada bangunan atau pos berdiri di atas drainase, trotoar dan Badan jalan di Kawasan Wilayah Kecamatan Medan Tembung.
Saat tiba di lokasi Tim Satpol langsung melakukan Pemindahan barang - barang atau prabotan yang ada di dalam bangunan tersebut, Setelah itu Personil Gabungan melakukan Pembongkaran dan Pembersihan Bangunan dengan menggunakan Palu besar dan menggunakan 1 unit alat (Escavator) dan 2 Unit Dump Truck.
Dengan tidak memerlukan waktu yang lama Petugas berhasil melakukan Pembongkaran 4 Unit Bangunan Permanen / Pos Kepemudaan yang berdiri diatas Saluran Drainase di Jalan Pukat V Kelurahan Pos SPSI, Pos Jaga di Jalan Pukat V Bantan Timur dan pos PP di jalan Pukat Banting II Lingkungan III Kelurahan Bantan dan jalan Keruntung Kelurahan Sidorejo.
[br] Kabid Tibum dan Tranmas Satpol PP Kota Medan, Doli Yusuf Hasibuan mengungkapkan bahwa pembongkaran ini dilakukan sesuai arahan Bapak Wali Kota Medan guna mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum. Artinya guna mewujudkan Medan Kondusif.
"Pembongkaran Bangunan ini kita lakukan sebagai penegakkan Peraturan Daerah sesuai instruksi Pak Wali Kota Medan guna menjadikan Medan Kondusif," jelasnya.
Dijelaskan Doli Yusuf, Pembongkaran ini juga merupakan pelaksanaan dari hasil rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Medan. Dalam rapat itu diputuskan untuk menertibkan bangunan di atas drainase dan berm jalan, baik itu yang dibangun lingkungan, kelurahan, organisasi kemasyarakatan, maupun organisasi kepemudaan.(BS07)
beritasumut.com PSMS Medan menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/20
Olahraga
beritasumut.com Hari Santri Nasional (HSN) yang sejatinya menjadi momentum sakral dan perayaan atas dedikasi kaum santri, justru diubah men
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menjamu PSIS Semarang pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2
Olahraga
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan keracunan makanan yan
Peristiwa
beritasumut.com Dua maling handphone (HP) milik driver ojek online (ojol) ditangkap polisi usai beraksi di Jalan SM Raja, Simpang Pasar 12,
Peristiwa
beritasumut.com Komnas Perlindungan Anak (PA) menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kekerasan fisik berat terhadap seorang anak la
Peristiwa
Kemnaker menyiapkan pelatihan vokasi empat bulan di KEK untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan memperluas penempatan kerja.
Pendidikan
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Siber Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap praktik judi online (judol) dengan website depobo
Peristiwa
beritasumut.com Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan bersama tim gabungan Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera U
Peristiwa
Menaker Yassierli meminta BPVP mengukur keberhasilan pelatihan vokasi berdasarkan jumlah alumni yang terserap di dunia kerja.
Ekonomi