Selasa, 21 April 2026

Dukung Bersih-bersih Erick Tohir, Rudi Hartono Bangun Minta PTPN I Hingga XIV Diaudit

Jumat, 01 Juli 2022 20:00 WIB
Dukung Bersih-bersih Erick Tohir, Rudi Hartono Bangun Minta PTPN I Hingga XIV Diaudit
BERITASUMUT.COM/IST
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun SE MAP.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Langkah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang serius melakukan bersih-bersih di kementerian yang dipimpinnya mendapat dukungan dari Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun SE MAP.

“Janji Pak Erick bersih-bersih sudah mulai jalan,ada beberapa buktinya. Seperti Garuda ini yang beliau sendiri melaporkan ke Jaksa Agung, itu salah satu saja dan masih banyak perseroan lain di BUMN yang harus dievaluasi dan dilaporkan. Agar para direksi melakukan kebijakan tegak lurus di internalnya,” ujar Rudi dalam siaran tertulisnya, Jumat (01/07/2022).

Baca Juga : Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu Menari Bersama Masyarakat Pada Perayaan Merdang Merdem Kuta Medan

Selain Garuda, Politikus Partai Nasdem ini juga meminta kepada Erick Thohir untuk melakukan bersih-bersih dalam BUMN Perkebunan yakni seluruh PTPN. "PTPN dari I hingga XIV perlu dilakukan audit internal baik dari sisi operasional, kinerja dan laba ruginya.Karena ada dugaan lebih besar biaya operasional dibanding pendapatannya. Dan itu saya duga semua dari kebijakn direksi-direksi dari BUMN Perkebunan itu sendiri,” papar Rudi.

Rudi mengaku menerima laporan adanya dugaan jika anggaran pengeluaran dari BUMN tersebut banyak digelembungkan dan di mark up oleh para direksi.Legislator Dapil Sumut III menilai, kondisi bisa terjadi lantaran Dirutnya berkantor di Jakarta sehingga pengawasan yang dilakukan tak ketat.

[br] “Menurut data dari beberapa laporan lembaga masyarakat pemerhati kinerja PTPN III, yang dilaporkan ke saya selaku anggota DPR RI dari Sumut, diduga para SVPP atau selevel direktur memelihara kontraktor besar yang bernama Aseng dari Kota Galang dan memonopoli semua tender pengadaan di PTPN III melalui orang tersebut. Hal ini membuat pengusaha UMKM kecil tidak bisa masuk untuk ikut tender dengan berbagai alasan,” terang Rudi.

“Ini membuat para bawahan SVVP menjalankan kebijakan yang diduga seperti di BUMN Garuda. Seperti membuat pengadaan pengadaan barang yang dikendalikan dan dimonopoli oleh 1 atau 2 orang saja dan di mark up,” lanjutnya.

Rudi menambahkan, jika para direksi ini seperti para raja-raja kecil yang bertindak seenaknya dan lupa jika BUMN itu milik negara dan rakyat Indonesia.

Baca Juga:

“Seperti yang sudah dibilang Pak Erick, mereka ini merasa seperti raja-raja kecil. Maka itu perlu di audit dan diperiksa oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan-red). Nah jika ditemukan kerugian, saya juga berharap Jaksa Agung untuk segera menyelidiki dan memproses seperti Garuda. Jika semuanya terlaksana, maka BUMN yang bersih pastinya akan tercapai,” pungkas Rudi.(Rel)

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pemulihan Huntara Ketapiang Bersama Direksi Pertamina dan Komisi VI DPR RI
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur
Gubernur Sumut Buka Puasa Bersama Pimpinan DPRD Sumut
Ribuan Masyarakat di Medan Tumpah Ruah Rayakan Pengesahan RUU TNI
komentar
beritaTerbaru
hit tracker