Kamis, 07 Mei 2026

Sekitar 10-15% Anak Berpotensi Alami Gangguan Pertumbuhan

Selasa, 17 Mei 2022 20:00 WIB
Sekitar 10-15% Anak Berpotensi Alami Gangguan Pertumbuhan
beritasumut.com/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
beritasumut.com -Sebanyak 10-15 persen anak yang lahir umumnya bisa memiliki masalah dengan tumbuh kembang. Diantaranya, masalah tersebut adalah mulai dari stunting, gizi kurang atau buruk, gangguan bicara dan lainnya.

Karenanya, Presiden Direktur PT Murni Sadar, Tbk DR dr Mutiara MHA MKT, mengatakan, melalui Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Rosiva, membuka klinik khusus untuk tumbuh kembang.

Dia berharap, melalui rumah sakit yang telah diakuisisi oleh Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) grup ini siap membantu pemerintah menurunkan angka stunting dan memberikan pelayanan kepada anak-anak yang mengalami masalah tumbuh kembang.

"Masalah Stunting itu menjadi problem nasional. Jadi, RS Murni Teguh, RSIA Rosiva selalu punya konsep mendukung pemerintah dalam menggerakkan apa yang menjadi program kesehatan di Indonesia," katanya, kepada wartawan, usai melakukan peresmian, Sabtu (14/05/2022) kemarin.

Lebih lanjut Mutiara menjelaskan, pihaknya melihat bahwa anak-anak memang memiliki banyak kebutuhan. Untuk itu dengan klinik ini, anak-anak yang mengalami tumbuh kembang bisa diatasi sejak dini sehingga perkembangan anak semakin bagus.

"Kita harapkan tidak ada lagi anak-anak stunting lagi di negara kita tercinta ini," imbuhnya.

Dia menceritakan, rencana mendirikan klinik tumbuh kembang ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Namun, dikarenakan Pandemi maka rencana tersebut sempat tertunda.

"Sekarang Covid-19 sudah sedikit mereda, maka kami mulai mengadakan dan meresmikan klinik tumbuh kembang yang menjadi solusi bagi anak-anak," tuturnya.

Mutiara menambahkan, dengan tim yang lengkap, terdiri dari sejumlah dokter spesialis hingga tenaga rehabilitasi dan terapisemua permasalahan tumbuh kembang anak dapat dikonsultasikan. Kemudian, sambung Mutiara, dari segi alat juga didukung dengan kecanggihan.

"Dokter-dokter kita itu nantinya yang akan memberikan penjelasan kepada orangtua, apa yang harus dilakukan. Dengan begitu, IQ anak kita di Medan ini menjadi lebih baik, karena 1.000 hari pertama kehidupan anak-anak yang diawasi dengan baik, maka IQ nya bisa bagus," pungkasnya.

[br] Sementara itu, Owner MTMH Tjhin Ten Chun juga mengharapkan para orangtua memantau tumbuh kembang anak-anaknya. "Anak-anak itu harus sehat, IQ-nya terangkat. Oleh karena itu, baik tentang gizi anak, permainan dan apapun yang membantu tumbuh kembang anak akan kita sediakan dengan harapan anak-anak kita generasi baru semua jenius," tuturnya.

Dokter Spesialis Tumbuh Kembang dr Ika Citra Dewi Tanjung, M.Ked(Ped) mengakui banyak menjumpai anak-anak yang mengalami masalah tumbuh kembang. Di antaranya gangguan pertumbuhan (gizi kurang, gizi buruk, stunting, perawakan pendek, gizi lebih, obesitas), gangguan bicara dan bahasa, autisme, ADHD, gangguan belajar, disabilitas intelektual, cerebral palsy, gangguan motorik, Sindrom Down,dan gangguan perkembangan lainnya.

"Dengan adanya klinik ini semua masalah tersebut kita atasi bersama, jadi tidak hanya tim di RS tetapi juga tim orangtua di rumah. Untuk itu kita juga mengedukasi orangtua supaya bisa berperan ketika anak tersebut di rumah," tegasnya.

Dia juga mengingatkan orangtua agar anaknya yang berusia di bawah 1 tahun tidak diberikan gadget. "Rekomendasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) anak di bawah satu tahun tidak dianjurkan sama sekali, di atas itu paling lama satu jam dan harus didampingi orangtua," ucapnya.

Sedangkan Direktur RSIA Rosiva dr Iskandar Candra, MKes menambahkan, tim Klinik Tumbuh Kembang RSIA Rosiva lengkap. Oleh karena itu, dia mengajak orangtua jika melihat ada gangguan pada anak segera membawanya ke klinik.

Turut hadir dalam kegiatan ini, dokter spesialis Anak dr Winra Pratita, M. Ked(Ped), SpA(K), Konsultan nutrisi dan penyakit metabolik dr Ricky Gustian Halim, SpKFR dan lainnya.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker