Selasa, 28 April 2026

Terkait Polemik Menag, Ketum BPP HIPMI : Aturan Ini Saya Yakin Dibuat untuk Memperkuat Bingkai Kebersamaan dan Keragaman

Selasa, 01 Maret 2022 17:45 WIB
Terkait Polemik Menag, Ketum BPP HIPMI : Aturan Ini Saya Yakin Dibuat untuk Memperkuat Bingkai Kebersamaan dan Keragaman
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Terkait pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas soal azan yang mengundang polemik dan berbuntut panjang. Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HImpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Mardani H Maming mengatakan, Menteri Yaqut tidak ada maksud membandingkan atau mempersamakan antara azan atau suara yang keluar dari masjid dengan gonggongan anjing.

"Kita tidak boleh berprasangka tidak baik, harus dengarkan terlebih dahulu maksudnya apa dari aturan yang dibuat pasti ada tujuan baik. Mengenai perkataan dengan gonggongan anjing itu lebih mencontohkan situasi kebisingan," ungkap Maming dalam keterangan tertulisnya, Selasa (01/03/2022).

Baca Juga : Hadiri Isra Mi'raj Alimbas TV, Musa Rajekshah Ingatkan Soal Persaudaraan Sesama Umat

Maming juga mengatakan bahwa Menag justru mempersilahkan umat menggunakan pengeras suara di masjid dan musala untuk beragam keperluan, hanya penggunaannya diatur sesuai ketentuan dalam edaran."Rasanya memang perlu adanya pedoman bersama agar kehidupan harmoni tetap terawat dengan baik, termasuk tentang pengaturan kebisingan pengeras suara apapun yang bisa membuat tidak nyaman. Dengan tujuan baik saling menghargai toleransi," ujar Maming

Menag menjelaskan sejumlah contoh kondisi kebisingan, bukan membandingkan satu dengan lainnya, dan hal itu dilakukan diawali dengan kata "bayangkan" Ada tiga contoh kebisingan yang dibayangkan Menag dan sekali lagi tidak dalam konteks membandingkan satu dengan lainnya.

"Saya simpulkan dari ucapan Menag hanya mengambil benang merah bahwa suara-suara, apa pun suara itu, harus diatur supaya tidak menjadi gangguan. Tidak ada maksud menbandingkan apalagi menyamakan suara azan dengan gonggongan anjing.Aturan ini saya yakin dibuat dalam upaya memperkuat semangat keagamaan dalam bingkai kebersamaan dan keragaman. Jadi pahala agama dapat dicapai dengan tetap saling menghormati hak kebersamaan," pungkasnya.(Rel)

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
Teaser Film 'Believe-The Ultimate Battle' Pada Malam Penganugerahan Pemenang Military Short Movie Festival 2024
Ijeck Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Bobby-Surya di Pilgub Sumut
Pelantikan HIPMI, Pj Bupati Langkat Beri Pesan Khusus Kepada Pengurus
Pj Bupati Langkat Ajak HIPMI Kolaborasi Bangun Ruang Terbuka Hijau di 10 Kecamatan Kabupaten Langkat
 Walikota Medan Berharap Ikatan Kekeluargaan HIPMI Sumut Tetap Terjaga
Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin Serahkan Zakat melalui Baznas
komentar
beritaTerbaru
hit tracker