Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
beritasumut.com -Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Sumatera Utara berharap Gubernur Edy Rahmayadi kembali mencalonkan diri pada Pilkada 2024 mendatang.
Warga Pertuni menilai Edy Rahmayadi merupakan sosok Gubernur yang sangat perduli kepada Kaum Disabilitas termasuk kepada Penyandang Tuna Netra.
"Permintaan dari warga Pertuni agar Bapak di Tahun 2024 bersedia mencalonkan lagi. Kami akan memberikan dukungan yang sekuat-kuatnya untuk Bapak," Ketua Pertuni Sumut Saiful Bakti Daulay saat peringatan HUT Pertuni ke-56 di Jalan Sampul Medan, Rabu (26/01/2021).
Sebagai wujud dukungan Pertuni kepada Edy Rahmayadi lanjut Saiful pihaknya akan berkoordinasi ke tingkat cabang Pertuni Kabupaten Kota se-Sumut.
Pertuni akan berkoordinasi ke cabang-cabang Kabupaten Kota di Sumatera Utara untuk mendukung Pada tahun 2024 nanti Pak. Semoga rahmat Allah senantiasa menyertai Bapak, "tegasnya.
Menyahuti permintaan warga Pertuni agar dirinya mencalonkan lagi, Edy Rahmayadi lebih memilih untuk fokus menjalankan amanahnya sebagai Gubernur. Sebagai kepala daerah, sudah sepantasnya ia berbuat yang terbaik untuk warganya termasuk Pertuni.
"Saya datang kemari sebenarnya bukan mau meresmikan gedung ini. Tapi yang dibelakang itu. Kalau gedung ini kita sehat yang bisa menikmatinya. Ada bunga-bunganya. Saya berharap tempat istirahat yang dibelakang itu. Kamar mandinya dibagusi," ujar Edy.
[br] Lebih lanjut dikatakan Edy, kedepan ia mau agar kamar-kamar tempat istirahat dan juga kamar mandi berikut fasilitas lainnya dapat dibangun.
"Satu tahun lalu Saya datang saya liat kamar mandi dan tempat tidur mereka. Musholla sudah dibangun. Saya mau satu minggu ini sudah mulai dibangun kamar mandi dan tempat istirahat mereka," ujar Edy mengingatkan Plt Kadinsos Sumut.
Edy pun kembali mengingatkan bahwa apa yang diberikannya kepada Pertuni jangan disangkut pautkan dengan Pilkada 2024. Selain waktunya masih lama, Edy pun berpesan agar Pertuni tidak masuk kedalam kancah politik.
"Ini bukan soal 2024 anda memilih saya atau tidak. Ini tidak ada soal politik. Saya tak senang anda berpolitik. Bukan untuk politik ini. Lillahita'ala. Demi Tuhan. Ini merupakan kewajiban saya sebagai Gubernur. Dulu kalian tidak ada Keyboard saya kasih milik pribadi saya agar kalian bisa bernyanyi," pungkasnya.(BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar