Sadis! Dua Centeng Kebun Tembak dan Bacok Terduga Maling Sawit hingga Tewas
beritasumut.com Dua centeng kebun sawit di Dusun IV Lau Mulgap, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, ditangkap personel Satuan Reser
Peristiwa
Beritasumut.com - Tayangan televisi memberikan pengaruh besar terhadap pola pikir dan pola perilaku bagi anak-anak. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menyebut karena anak adalah peniru ulung, tontonan adalah tuntunan bagi anak. Namun Menteri Bintang menyayangkan saat ini masih sedikit media, termasuk televisi yang memberikan tayangan yang ditujukan khusus bagi anak-anak.
“Kondisi ini membuat penonton anak minim pilihan dan beralih menonton genre film yang tidak sesuai dengan usia mereka. Hal ini disebabkan oleh anggapan bahwa segmentasi anak dinilai membosankan atau tidak komersil,†ujar Menteri Bintang dalam Webinar bertajuk Gerakan Literasi Sejuta Pemirsa dengan tema “Televisi Ramah Anak†yang diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Universitas Hasanuddin dan ASPIKOM (Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi) SUSELBAR, awal pekan ini.
Menteri Bintang menilai, penyediaan sarana informasi dan edukasi yang berkualitas bagi anak, tidak dapat dihitung dengan nilai rupiah. Justru terdapat keuntungan jika menjamin tumbuh kembang anak yakni membentuk generasi muda dengan karakter yang tangguh, cerdas, dan berkualitas, sebagai calon pemimpin bangsa.
Baca Juga:
Baca Juga : Diskusi Bersama PPSW, Menteri Bintang Ajak Partisipasi Perempuan Tingkatkan Perekonomian Nasional
Menteri Bintang, dilansir dari Kemenpppa.go.id, Sabtu (18/09/2021) mengatakan, dibutuhkan upaya bersama untuk menghadirkan tayangan yang ramah anak. "Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (Kemen PPPA) dan KPI dalam hal ini terus bekerja sama dalam menjamin tayangan yang berkualitas bagi anak Indonesia. Kami juga memberi masukan atas revisi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), yang juga menekankan bahwa lembaga penyiaran wajib memperhatikan dan melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja. Marilah kita bersama-sama wujudkan prinsip dan tujuan Televisi Ramah Anak sebagai ujung tombak pemenuhan hak dan perlindungan anak,†jelasnya.
Baca Juga:
[br] Lembaga penyiaran, dalam hal ini sebagai penyedia tayangan dan konten diharapkan dapat memenuhi unsur-unsur televisi ramah anak. Diantaranya, memperhatikan kepentingan terbaik anak, turut serta dalam menyelesaikan persoalan anak dan perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya, serta memenuhi hak partisipasi anak. “Sekali lagi saya mengingatkan untuk tidak memberikan segala bentuk dukungan, glorifikasi dan romantisasi terhadap berbagai informasi yang mendukung semua bentuk perlakuan salah bagi anak baik secara langsung maupun tersirat,†tegasnya.
Menteri Bintang juga menambahkan media harus cerdas dalam melakukan screening atau background checkterhadap public figure yang diberikan kesempatan untuk tampil. “Jangan memilih talent yang kurang pantas dijadikan role model, memiliki rekam jejak tidak patut terhadap upaya bersama mewujudkan pemenuhan hak-hak anak, bahkan telah terbukti pernah menjadi pelaku kekerasan, apalagikekerasan terhadap anak-anak.
Di tengah situasi pandemi, penonton usia anak meningkat drastis menjadi 15,8% (Nielsen, 2021). KPI mendorong program siaran ramah anak yang mampu mendukung tumbuh kembang anak dan memberi inspirasi baik sehingga membentuk karakter positif pada anak. KPI juga mengaku pihaknya akan terus memperbaiki koordinasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan siaran ramah anak.
Baca Juga : Kemen PPPA Lakukan Upaya Penanganan Anak yang Orangtuanya Meninggal Akibat Covid-19
“Untuk membuat siaran ramah anak, harus mempertimbangkan dua hal. Satu sisi jangan sampai anak itu menirukan hal-hal yang negatif dari siaran televisi. Itu komitmen kita bersama. Tapi di sisi yang lain jangan sampai anak itu menjadi steril tidak tahu informasi tentang dinamika yang terjadi di sekitarnya,†ujar Komisioner KPI Pusat, Hardly Stefano. (BS09)
beritasumut.com Dua centeng kebun sawit di Dusun IV Lau Mulgap, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, ditangkap personel Satuan Reser
Peristiwa
beritasumut.com PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seki
Ekonomi
beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution optimis kerja sama dengan Korea Selatan (Korsel) di bidang ke
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan penanganan banjir di kawasan Jalan Letda Sujono, Ko
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Medan Area kembali menangkap seorang pria karena terlibat aksi pencurian di
Peristiwa
beritasumut.com Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Tiga pria diamankan dalam d
Peristiwa
beritasumut.com Merantau ke Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, bukannya mencari pekerjaan halal, malah terjun ke dalam bisnis gelap pe
Peristiwa
OJK Sumut diminta menjelaskan dugaan pelanggaran SOP Bank Mandiri dalam pencairan 54 cek yang dipersoalkan PT Toba Surimi Industries.
Berita
beritasumut.com Jadwal pertandingan perdana PSMS Medan di Pegadaian Championship 2026/2027 mengalami perubahan. Laga tandang menghadapi Sum
Olahraga
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut sukses menyelenggarakan kegiatan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas di Lapangan M
Ekonomi