Selasa, 26 Mei 2026

Masih Lajang dan Termuda di Indonesia, Wabup Cantik Mandailing Natal Ini Raih Dua Rekor MURI

Minggu, 15 Agustus 2021 09:00 WIB
Masih Lajang dan Termuda di Indonesia, Wabup Cantik Mandailing Natal Ini Raih Dua Rekor MURI
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Seusai mengukuhkan Anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara detik-detik peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia, Wakil Bupati (Wabup) Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utami BApp Fin MFin menerima dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yaitu sebagai Perempuan Lajang Pertama yang menjabat sebagai Wabup (Rekor Abadi) dan Wabup Perempuan Termuda di Indonesia.

Dengan menerapkan protokol kesehatan, kedua penghargaan dalam bentuk Piagam tersebut diberikan secara langsung oleh Yusuf Ngadjri selaku Senior Manager Museum Rekor-Dunia Indonesia dan disaksikan oleh Bupati Madina H M Jafar Sukhairi Nasution, Ketua TP PKK Madina, Ketua DPRD Madina, Kapolres Madina, Ketua Pengadilan Agama Madina, Kepala Kejaksaan RI Wilayah Madina, Asisten III Setdakab, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Madina, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab, serta beberapa perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Madina.

Baca Juga : Dapat Nilai Kurang Baik, Bobby Nasution Instruksikan RSUD Dr Pirngadi dan Empat OPD Tingkatkan Mutu Pelayanan

“Dalam catatan sejarah Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Atika Azmi Utammi Nasution, ditetapkan sebagai Wakil Bupati dengan rekor Perempuan Lajang Pertama yang menjabat sebagai Wakil Bupati (rekor abadi) dan Wakil Bupati Perempuan Termuda di Indonesia," ujar Yusuf Ngadjri dilansir dari laman madina, Minggu (15/08/2021).

Sementara itu, Wabup Madina Atika Azmi yang didampingi ibunda tercintanya terlihat sumringah menerima kedua penghargaan tersebut sembari tak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada MURI atas penghargaan yang diterimanya.

[br] “Pencatatan rekor MURI ini tentu menjadi tambahan motivasi untuk mempertanggungjawabkan secara profesional bahwa usia bukanlah halangan menjadi seorang pemimpin pada jabatan eksekutif. Pencatatan dengan kriteria gender menjadi satu poin penting sebagai bukti kedewasaan demokrasi di Indonesia, terutama di Kabupaten Mandailing Natal.

Baca Juga:

"Di Kabupaten Mandailing Natal, khususnya pada Pilkada 2020 telah membuktikan perempuan pun bisa terpilih,” ujar perempuan cantik yang pada Desember nanti genap berusia 28 tahun.

"Ini juga akan menjadi tanggung jawab pribadi saya untuk membuktikan bahwa usia dan jenis kelamin tidak menjadi penghalang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat".

Baca Juga:

"Saya mohon doa seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal agar kami bisa mengemban amanah dengan baik dan menghadirkan kebijakan-kebijakan yang bertumpu pada kepentingan masyarakat. Doakan juga agar saya tetap bisa memberikan ide, gagasan dan solusi untuk mengurai persoalan-persoalan di Kabupaten Mandailing Natal sesuai tugas dan tanggung jawab kami," pungkas Atika.(BS09)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Yos Arnold Tarigan Jabat Plt Kepala Kajari Madina
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja
Pimpin Apel Perdana, Wabup Langkat Tegaskan Wujudkan Visi Misi Bupati 2025-2030
Wabup Langkat Tiorita Pimpin Apel Perdana, Tegaskan Wujudkan Visi Misi Bupati 2025-2030
Universitas Paramadina Gelar Paramadina Leaders Camp untuk Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa
Cabup Madina Harun Minta MK Gugurkan Petahana gegara Telat Serahkan LHKPN
komentar
beritaTerbaru
hit tracker