Minggu, 19 April 2026

Cegah Stunting, Menko PMK Kampanye Gerakan Makan Ikan untuk Masyarakat Nias Barat

Kamis, 18 Maret 2021 20:00 WIB
Cegah Stunting, Menko PMK Kampanye Gerakan Makan Ikan untuk Masyarakat Nias Barat
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan masyarakat bisa memanfaatkan sumber daya alam lokal untuk meningkatkan gizi masyarakat. Menko melihat sumber daya alam lokal di Kepulauan Nias mencukupi untuk kebutuhan gizi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menko PMK, saat berdialog dengan masyarakat di Balai Desa Togide'u, Kecamatan Sitombu, Nias Barat, Rabu (17/03/2021). Sebelum bertolak ke Nias Barat, Menko PMK juga mengadakan dialog dengan petugas kesehatan, bidan, dan masyarakat di Kantor Walikota Gunungsitoli. "Nias ini subur, pepaya bisa dimakan. Ikan juga tidak kekurangan. Ikannya paling segar. Ikan ada asam folat alami yang bisa merangsang otak," kata Menko.

Menko juga menyarankan ada gerakan makan ikan di Kepulauan Nias. Dia mencontohkan, Presiden Habibie sejak kecil suka makan ikan. "Kalau bisa ini bikin gerakan makan ikan sebanyak-banyaknya, Pak Habibie itu orangnya kecil tapi pintar. Ternyata waktu kecilnya suka makan ikan," sebut Menko.

Baca Juga:

Baca Juga : Kunjungi Kepulauan Nias, Menko PMK Soroti Stunting

Menko mengatakan, sosialisasi dan edukasi pada masyarakat tentang pentingnya menjaga gizi anak sangat perlu. Selain itu koordinasi antar lembaga terkait perlu ditingkatkan. "Pokoknya sosialisasi kerjasama dan kemudian penanganannya per kasus tidak boleh berdasarkan angka, tapi harus by name by adress. Siapa dia yang stunting dan dia harus betul-betul ditelusuri dan ditangani secara berkelanjutan sampai tuntas," tegas Menko.

Baca Juga:

[br] Dijelaskannya, Indonesia menargetkan tahun 2045 menjadi Indonesia emas, maka anak-anak perlu disiapkan untuk masa depan. Selain itu, pencegahan stunting juga perlu dilakukan sejak dini, bahkan bisa dilakukan sejak remaja putri. Suami juga mesti berperan dalam pencegahan stunting. "Kalau sampai anak itu stunting, bukan hanya tinggi dan berat yang kurang, kemampuan otak juga kurang," ungkap Menko.

Senada dengan menteri, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina mengatakan, pencegahan merupakan langkah penting yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Salah satu upayanya adalah dengan sosialisasi ataupun edukasi mengenai pentingnya gizi bagi pertumbuhan anak. “Pemerintah Provinsi Sumut terus berupaya memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai stunting kepada masyarakat bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota. Selain menanggulangi, pencegahan perlu dilakukan," ujar Sabrina.

Baca Juga : UKM Terdampak Covid-19 dapat Bantuan dari PKK Nias Utara

Sementara itu, Bupati Nias Barat Faduhusi Daely mengharapkan pembangunan pelabuhan di 8 pulau di Nias Barat. Menurutnya jika dibuka, akses ke Sumatera Barat, Belawan, dan Nias Selatan akan terbuka. Hal itu pula akan meningkatkan gairah petani kopra guna mengirimkan kopra nya ke luar Sumut. "Sehingga Nias Barat maupun Kepulauan Nias bisa setara dengan seluruh Kabupaten/kota di Indonesia," sebutnya.

Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli mengatakan wilayahnya memerlukan perhatian khusus, terutama untuk pembangunan rehabilitasi sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, sarana teknologi dan informasi. Serta bidang pariwisata, pertanian, dan perikanan. "Kondisi sosial ekonomi perlu penanganan khusus dalam rangka percepatan pembangunan sehingga tidak terjadi ketimpangan sosial," tutup Sowa'a. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Sukses Gelar PKM, Guru SD di Medan Kini Lebih Kompeten Cegah Stunting
Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK, Gubernur Sumut Targetkan Raih WTP ke-11
Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera
Tinjau Jembatan Ambruk di Nias Barat, Gubernur Sumut Pastikan Dibangun Tahun Ini
Gubernur Sumut Sampaikan Lima Plus Satu Program Prioritas Pembangunan
Lantik 12 Pejabat Tinggi Pratama, Wagub Sumut Minta Tunjukkan Kinerja yang Lebih Maksimal
komentar
beritaTerbaru
hit tracker