Sabtu, 18 April 2026

Wisata Pantai Sejarah, Bupati Batubara Resmikan Jalan Produksi Perikanan dan Sentra Pemasaran

Minggu, 14 Maret 2021 15:00 WIB
Wisata Pantai Sejarah, Bupati Batubara Resmikan Jalan Produksi Perikanan dan Sentra Pemasaran
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Bupati Batubara Ir H Zahir MAP, didampingi Ketua Kadin Batubara, Plt Kepala Dinas Perikanan Camat Lima Puluh Pesisir, Ketua Kelompok Pecinta Mangrove menghadiri peresmian jalan produksi perikanan dan sentra pemasaran hasil perikanan yang berlangsung di Wisata Pantai Sejarah, awal pekan ini.

Setelah diresmikan, jalan produksi perikanan dan sentra pemasaran ini akan dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara kepada Kelompok Pecinta Mangrove.

Plt Kadis Perikanan, dilansir dari Batubarakab.go.id, Minggu (14/03/2021) melaporkan, terdapat beberapa bantuan seperti bantuan sarana budidaya kerang darah sebanyak satu paket, bantuan bibit mangrove sebanyak 10 ribu batang.

Baca Juga:

Baca Juga : Ekowisata Hutan Mangrove Sicanang, Pemko Medan Dukung Upaya Pelestarian dan Pengembangan di Belawan

Pembangunan jalan produksi perikanan sepanjang 206 Meter, pembangunan sentra pemasaran hasil produksi perikanan, bantuan sarana air bersih dan bantuan premi asuransi sebanyak 1.200 untuk para nelayan.

Baca Juga:

[br] "Hal ini sesuai dengan peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 tentang pemulihan ekonomi nasional.Dengan tujuan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha khusus nya para nelayan selama pandemi covid-19," ujar Plt Kadis Perikanan.

Sementara itu, Bupati mengungkapkan jika penyerahan bantuan hibah jalan produksi perikanan dan pembangunan sentra pemasaran hasil perikanan harus didukung oleh masyarakat Kabupaten Batubara khususnya para pelaku usaha dan para nelayan. "Karena tanpa adanya kerjasama antara pihak pemkab dan masyarakat tidak akan berjalan pembangunan di Kabupaten Batubara," ungkap Bupati.

Untuk itu, harapnya, para pedagang harus mengikuti aturan yang berlaku di tempat wisata Pantai Sejarah, agar terciptanya lingkungan yang tertib, aman, dan bersih.

"Sehingga akan mendatangkan para wisatawan dari dalam daerah hingga luar daerah. Saya menegaskan apabila para pedagang tidak tertib, maka saya dan pihak penegak hukum tidak segan-segan menggusur tempat para pedagang yang nakal," pungkas Bupati. (BS09)

Tags
beritaTerkait
BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM untuk Nelayan di Nias Utara
BEDUKK 2025, Pertamina Perkuat Sinergi dengan Komunitas Nelayan dan Pelaku Usaha Mikro di Sibolga
Upaya Bakamla RI Terhadap Nelayan Indonesia yang Diusir Kapal  Singapura
Bakamla RI Evakuasi 3 Nelayan Yang Tenggelam di Perairan Bata
Polda Sumut Tangkap Bakal calon Bupati Batubara Zahir
 Bakamla RI Serahkan 8 Nelayan ke Pemerintah Natuna
komentar
beritaTerbaru
hit tracker