Sabtu, 25 April 2026

TOT Pembelajaran Pengelolaan Sampah di Sekolah Dukung Kabupaten Toba jadi Destinasi Wisata Super Prioritas

Minggu, 20 Desember 2020 11:15 WIB
TOT Pembelajaran Pengelolaan Sampah di Sekolah Dukung Kabupaten Toba jadi Destinasi Wisata Super Prioritas
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Toba Audi Murphy Sitorus menyampaikan harapannya dan mengajak masyarakat Kabupaten Toba untuk terlibat sepenuhnya dalam menangani permasalahan sampah untuk menyiapkan Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas.

Hal ini dikatakan Sekda mewakili Bupati Toba saat memberi arahan sekaligus membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) 'Integrasi Pembelajaran Pengelolaan Sampah: Sampahku, Tanggung Jawabku' yang diikuti 50 guru dari 25 Sekolah Dasar di Kabupaten Toba, bertempat di Labersa Convention Centre Balige.

Menurut Sekda, salah satunya dimulai dari pendidikan sedini mungkin untuk merubah pola pikir dan perilaku masyarakat terutama generasi muda dalam pengelolaan sampah.“Diharapkan melalui kegiatan ini, sekolah-sekolah dapat menjadi penggerak utama dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Toba dan mempengaruhi lingkungan yang lebih luas lagi,” ujarnya dilansir dari laman tobasamosirkab.go.id, Minggu (20/12/2020).

Baca Juga:

Kegiatan ini merupakan rangkaian dukungan bagi program pengelolaan sampah secara terpadu di Kabupaten Toba yang merupakan kerjasama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dengan Pemerintah Kabupaten Toba yang didukung melalui dana CSR PTT Exploration and Production (PTTEP) dan Yayasan Lentera Anak sebagai fasilitator.

Sementara itu, Rofi Alhanif SPi MSc selaku Asisten Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah Kemenko Marves menyampaikan bahwa pihaknya sejak tahun 2019 bekerjasama dengan berbagai pihak telah memberikan pelatihan 'Sampahku Tanggung Jawabku'.Pelatihan ini disampaikan kepada hampir 200 guru SD di berbagai kota di Indonesia untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru tentang pengelolaan sampah yang bertanggungjawab dan mengintegrasikan pembelajaran pengelolaan sampah untuk membangun sekolah model dan perilaku siswa.

Baca Juga:

Selanjutnya meningkatkan komitmen sekolah mendukung pemerintah mengurangi sampah hingga 30% dan pengelolaan 70% sampah melalui Program Gerakan Indonesia Bersih pada tahun 2025.

Atas dukungan PTTEP, di Kabupaten Toba akan dikembangkan program pengelolaan sampah yang mengintegrasikan pendidikan (peningkatan kapasitas), circular ekonomi masyarakat sebagai bagian dari perubahan perilaku masyarakat melalui pengembangan dan pemusnahan residu sampah sebagai langkah paling akhir di hilirnya.

“Sebagai Corporate Citizen kami berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan sosial. Sebuah kehormatan bagi PTTEP dapat bersinergi dengan Kemenkomaritimves dan Pemerintah Daerah Kabupaten Toba dalam mewujudkan Toba sebagai daerah wisata super prioritas di Indonesia. Kami juga telah mendukung program pengelolaan sampah di berbagai daerah seperti beach clean up di Mamuju Sulbar dan pengadaaan unit incinerator di Mamuju dan Lombok NTB," kata Irwan Mardelis Public Affairs & Relation PTTEP Indonesia.

Irwan menambahkan, hal ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa Indonesia khususnya masyarakat di Kabupaten Toba dalam membangun masyarakat yang sadar akan pentingnya lingkungan yang bersih dan nyaman.(BS09)

Tags
beritaTerkait
Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata
Tinjau PSEL di Benowo, Menko AHY: Infrastruktur Pengelolaan Sampah Lewat Teknologi Diperkuat
Kapolda Sumut Dorong Optimalisasi Medsos Sebagai Wajah Transparansi Operasi Ketupat Toba
Lima Titik Jalur Wisata Alami Peningkatan Volume Kendaraan
Polda Sumut Optimalkan Pengamanan Jalur Wisata Libur Lebaran 2025
Polda Sumut Kerahkan 12.104 Personel Dalam Operasi Ketupat Toba 2025
komentar
beritaTerbaru
hit tracker