Jumat, 17 April 2026

Kapolres Simalungun Buka Workshop Guru PAI, Bagikan Kartu Ustadz Mitra Kamtibmas

Jumat, 29 Maret 2019 16:15 WIB
Kapolres Simalungun Buka Workshop Guru PAI, Bagikan Kartu Ustadz Mitra Kamtibmas
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan SIK MH hadir di pembukaan Workshop Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se Kabupaten Simalungun. Kegiatan yang diselenggarakan Kemenag Simalungun ini sekaligus Penyerahan Kartu Ustadz Mitra Kamtibmas, digelar di Aula Kantor Kemenag Simalungun, Jumat (29/03/2019) pagi.
 
Bertema 'Peran Guru Agama Islam dalam mensosialisasikan moderasi beragama dan menjaga kebersamaan umat', workshop ini dihadiri 300 Guru PAI. Turut hadir Kapolres Simalungun, Kakan Kemenang Simalungun Sakoanda Siregar SAg, Ketua MUI Simalungun H Abdul Halim Lubis LC SHI MM, Kasat Intelkam AKP Gering Damanik SH, Kasat Binmas AKP Y Sinulingga, Para Kasi, Kasubbag dan Ka KUA Kecamatan, dan Pengawas dilingkungan Kemenag Simalungun, serta Para guru agama Islam se-Kab. Simalungun.
 
Usai menyanyikan lagu Indonesia Raya, Kakan Kemenag Simalungun Sakoanda Siregar SAg dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Simalungun dan Ketua MUI Kab. Simalungun karena hadir pada acara ini, suatu kemormatan bagi Kemanag Simalungun. "Ada tiga komponen dalam menunjang pendidikan agama Islam yaitu Guru Madrasah, Guru Agama Islam dan Guru Pendidikan Pesantren. Kali ini kita mengundang Guru PAI sebagai salah satu komponen dimaksud. Karena beberapa waktu lalu Guru Madrasah sudah melakukan giat deklarasi anti hoax di tingkat propinsi Sumut yang memecahkan rekor MURI," ujarnya.
 
Menurut Kakan Kemenag Simalungun, moderasi beragama adalah sebuah jalan tengah dari ekstrim kanan dan ekstrim kiri. Dalam artian antara yang punya pandangan agama dalam konsep teknis pundamentalis dan pandangan agama dalam konsep liberalis. "Perlunya menjaga kerukunan beragama dan menjaga kebersamaan ummat dalam bingkai NKRI dan Islam merupakan agama yang cinta damai. Mari kita menolak hoax, ujaran kebencian dan mendukung pemilu damai 2019 yang juga nantinya dapat meningkatkan kompetensi guru PAI," jelasnya. 
 
Dalam kesempatan tersebut Kapolres Simalungun mengucapkan terimakasih atas undangan dan kesempatan yang diberikan. Melalui momen ini Kapolres mengajak masyarakat untuk melawan hoax, ujaran kebencian dan isu SARA guna mewujudkan Pemilu 2019 yang aman dan damai di Kab. Simalungun sekaligus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam bingkai NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. "Dukung Polri dalam mengayomi masyarakat dan mewujudkan kamtibmas yang kondusif di Kab. Simalungun. Polres Simalungun dan Kemenag Simalungun merupakan mitra kamtibmas yang kedepan akan senantiasa bersinergi," pungkasnya.
 
Acara berlanjut dengan penyerahan secara simbolik Kartu Usdadz Mitra Kamtibmas oleh Kapolres Simalungun kepada perwakilan Ka KUA, Tokoh Agama, Ustadz, Guru PAI dan Madrasah di Kabupaten Simalungun. (BS04)

Tags
beritaTerkait
Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo Terima Penghargaan dari Gerakan Anti Narkotika
Kombes Yemi Mendagi Dukung Program PAMK Kabupaten Deli Serdang
Pilkada 2020, Kapolres Simalungun Ingatkan Polisi Harus Bersikap Netral
Deklarasi Cinta Damai, Ini Pesan Kapolres Simalungun untuk Masyarakat Parapat
Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK Bagikan Bantuan Modal Usaha untuk Pedagang Kecil di Simalungun
Kapolres Simalungun Bongkar Jaringan Narkoba di Lapas Kelas IIA Pematang Siantar
komentar
beritaTerbaru
hit tracker