Rabu, 22 Juli 2026

Bakamla RI Segera Bentuk Poksimar di Kabupaten Belu

Selasa, 26 Februari 2019 23:15 WIB
Bakamla RI Segera Bentuk Poksimar di Kabupaten Belu
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Bakamla RI menggandeng BNN dan Askalsi segera membentuk Kelompok Potensi Maritim di salah satu tepian negeri, yakni Kabupaten Belu, yang berbatasan dengan Timor Leste. Menjelang pelaksanaan, tim dari Direktorat Kerja Sama bertemu dengan Wakil Bupati Belu JT Ose Luan dan Kepala BNN Belu Ferdinandus Bone Lau, serta Sekretaris Dinas Perikanan Pemkab Belu Ludofikus Kolo, masing-masing di tempat yang terpisah, di Atambua, Kabupaten Belu, Prov. Nusa Tenggara Timur, Selasa (26/02/2019).
 
Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Kolonel Bakamla Eli Susiyanti SH MH MM, menuturkan bahwa Bakamla sebagai sebuah lembaga dengan tugas melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan laut untuk menjaga perairan Indonesia membutuhkan dukungan lembaga lainnya, termasuk Pemerintah Daerah. "Salah satu upaya yang dilakukan yaitu membangun kesadaran masyarakat pesisir terhadap keamanan laut dan peran nelayan. Diantaranya agar tidak terjerumus pada tindakan melanggar hukum di laut dan lebih baik lagi bila bisa mendukung dengan memberikan laporan tentang kegiatan ilegal yang dilihatnya," ujarnya melalui siaran pers Bakamla RI, Selasa (26/02/2019).
 
Disampaikannya pula, Bakamla RI akan menggandeng BNN untuk mengedukasi masyarakat dalam rangka pemberantasan narkoba, serta menggandeng pula Asosiasi Kabel Laut Indonesia atau Askalsi untuk mensosialisasikan tentang sistem kabel laut pada acara pembentukan Poksimar besok Rabu (27/02/2019) di Desa Dua Laos, kecamatan Kakuluk Mesak.
 
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Belu menyatakan mendukung untuk lancarnya kegiatan. Kedatangan Bakamla diterima dengan hangat, dan berjanji untuk menyempatkan waktu hadir pada kegiatan yang akan dilaksanakan. “Ini hal yang baru, saya akan hadir. Bisa dikatakan ini inovasi baru, yang mungkin bisa memacu masyarakat disini untuk maju,” ucapnya.
 
Lebih lanjut dikatakannya, di laut ada aturan, agar melalui kegiatan ini masyarakat bisa lebih paham dalam pemanfaatan laut sehingga tidak melakukan kegiatan yang bertentangan dengan regulasi yang berlaku.
 
Hal senada dikatakan Kepala BNN Belu, “Ketidaktahuan masyarakat dijadikan alat oleh oknum dalam transaksi narkoba melalui jalur laut ini, katanya. Kami menyambut baik Bakamla, ini hal yang kami tunggu, karena kami khawatir nelayan yang kurang paham diperalat sebagai kurir narkoba. Itulah pentingnya edukasi, kami sering terjun ke masyarakat untuk memahamkan,” terangnya.
 
Turut hadir dalam pertemuan itu yaitu Kepala SPKKL Kupang Mayor Bakamla Rudi Purnomo SKom MSi, dan Kasi Potensi Keamanan Laut Mayor Bakamla Leni Marlena SE MPd beserta staf, dan didampingi pula oleh Margaretha Sin, Kabid Pengelolaan dan Pemanfaatan Tempat Pelelangan Ikan dan Perizinan Dinas Perikanan Belu. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Bakamla RI Jemput 3 ABK Yang Ditangkap Malaysia
Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Ekor Baby Lobster di Perairan Kepulauan Seribu
Bakamla RI Respons Cepat Evakuasi Kapal Tugboat TB Magnolia di Perairan Salira
Kepala Zona Bakamla Tengah Pimpin Panen Jagung di Bali
Bakamla RI Tangkap Kapal Kayu Bermuatan Rokok Ilegal 200 Ball di Perairan Tembilahan
Bakamla RI Selamatkan Enam Orang Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten
komentar
beritaTerbaru
hit tracker