Selasa, 28 April 2026

Sesjen Wantannas Jadi Keynote Speaker Sosialisasi dan Launching Gerakan Akademi Berbasis Pesantren

Jumat, 07 Desember 2018 11:53 WIB
Sesjen Wantannas Jadi Keynote Speaker Sosialisasi dan Launching Gerakan Akademi Berbasis Pesantren
beritasumut.com/BS08
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sesjen Wantannas, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo memberikan sambutan sekaligus menjadi pembicara utama  (keynote speaker) pada acara Sosialisasi dan Launching Gerakan Akademi Komunitas Berbasis Pesantren dan Pameran Industri, dengan tema Meningkatkan Kualitas SDM dan Mewujudkan Bela Negara Santri dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Melalui Pendidikan Akademi Berbasis Pesantren. 
 
Acara yang di selenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ini selenggarakan pada tanggal 5–6 Desember 2018 di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang. Acara ini dibuka oleh Menteri Ristekdikti, Bapak Natsir dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Bapak Kyai Haji Taj Yasin Maimun Zubair, Direktur Industri Kimia Hilir, Direktorat IKTA Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier, Direktur Perencanaan Yayasan Budaya Hijau Indonesia Arman Chandra dan para Rektor lembaga pendidikan tinggi wilayah 6.
 
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka pengembangan pendidikan tinggi vokasi untuk mempercepat penyediaan tenaga kerja terampil lulusan Diploma di daerah. Pemerintah mendorong peningkatan jumlah perguruan tinggi dalam bentuk akademi komunitas swasta yang menyelenggarakan program studi Diploma Satu dan Diploma Dua, berbasis keunggulan lokal atau untuk memenuhi kebutuhan khusus.  Salah satu bentuk yang dilakukan diantaranya yaitu penyelarasan pendidikan tinggi antara industri dengan komunitas pendidikan pesantren yang memiliki budaya kebersamaan dan kepedulian sosial dalam pengembangan teknologi dan inovasi di bidang pendidikan.
 
Dalam paparannya, Sesjen Wantannas mengatakan para santri harus mampu mengembangkan potensi-potensi lokal untuk membuka lapangan usaha. Banyak potensi lokal di bidang pertanian dan perikanan yang dapat digarap. Apalagi tren sekarang adalah penggabungan unsur akademisi, pengusaha, pemerintah, komunitas masyarakat dan media atau lebih dikenal dengan Metode Pentahelix, dapat mempercepat akselerasi pencapaian program kerja yang dilaksanakan.
 
Pada kesempatan tersebut Sesjen Wantannas didampingi oleh Deputi Sistem Nasional Setjen Wantannas, Brigjen TNI Afanti S Uloli SE MSi serta Analis Kebijakan Bidang Renkon Polkam Setjen Wantannas Kol Arh Dr Budi Pramono SIP MM MA.(BS08)

Tags
beritaTerkait
Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan
Arman Chandra Resmi Raih Gelar Magister Hukum, Sukses Pertahankan Tesis di Universitas Panca Budi Medan
KADIN Medan Tegaskan Perlindungan HAM Harus Menyeluruh: Hak Tenaga Kerja dan Hak Pengusaha Sama-Sama Wajib Dilindungi
Ketua WALUBI Medan Imbau Umat Buddha Sambut Tahun Baru 2026 dengan Kesederhanaan
Arman Chandra Salurkan 500 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi
KADIN Medan dan WALUBI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Arman Chandra: Bentuk Kepedulian Pengusaha
komentar
beritaTerbaru
hit tracker