Senin, 26 Oktober 2026

Aptikom Terpukau Program Kota Cerdas Pemko Binjai

Minggu, 18 November 2018 15:15 WIB
Aptikom Terpukau Program Kota Cerdas Pemko Binjai
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom) Wilayah I Sumatera-Aceh melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota (Pemko) Binjai yang dipimpin oleh Prof Dr Opim Salim Sitompul, beserta rombongan, dan disambut Sekretaris Daerah Kota Binjai, M Mahfullah P Daulay, bertempat di Ruang Binjai Command Center (BCC), akhir pekan kemarin.
 
Kunjungan Aptikom bertujuan meninjau, serta melihat secara langsung pengaplikasian Binjai Smart City yang telah berjalan di Kota Binjai. Prof Dr Opim Salim Sitompul mengatakan, dengan keberadaan kota cerdas harus mampu memberikan segala informasi yang dibutuhkan masyarakat. Sebanyak 54 perguruan tinggi tergabung ke dalam Aptikom. 
 
Darwis Manalu dari Perguruan Tinggi Methodis Indonesia, menegaskan bahwa selama ini banyak ia temui permasalahan gagal nya satu proyek dalam pembangunan kota cerdas karena tidak adanya keseriusan dari pemerintah daerah itu sendiri. "Mendengar penjelasan dari Bapak Sekda, saya merasa terpukau melihat komitmen dari kepala daerah yang dalam hal ini Walikota Binjai, atas kesungguhannya membangun kota cerdas," ungkap Darwis dilansir dari laman binjaikota.go.id, Minggu (18/11/2018).
 
Sebelumnya, Walikota Binjai HM Idaham melalui Sekda M Mahfullah P Daulay memaparkan secara umum kondisi Kota Binjai. Pemikiran awal dibangunnya ruang command center didasari atas komitmen Walikota Binjai yang memang dengan keseriusan dan kesungguhannya membangun kota cerdas. "Komitmen kepala daerah sangat dibutuhkan, jika tidak ada keseriusan komitmen dari Walikota, maka impian membangun kota cerdas tidak akan terwujud," tegas Sekda. 
 
Pemko Binjai menggandeng Politeknik Negeri Medan (Polmed) dan PT Telkom, dalam membangun command center. Di Sumatera Utara, Kota Binjai menjadi kota pertama yang memiliki command center. Sekda mengungkapkan, dikatakan kota cerdas jika satu kota telah mampu memiliki konsep smart city yang keseluruhannya menggunakan sistem digitalisasi, Binjai sudah memiliki operator di masing-masing OPD.Bagaimana melibatkan masyarakat dengan teknologi yang ada, Binjai sudah memiliki aplikasi e-Rencana dan Anggaran.
 
"Penuntutan untuk transparansi sudah kami lakukan, semua kebutuhan akan pemerintahan sudah lengkap ada di command center. Aplikasi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, telah ada seperti e-dokter, e-masyarakat," ucapnya. 
 
Prof Dr Opim Salim Sitompul, mengatakan telah mendapat gambaran secara umum tentang pengaplikasian smart city di Kota Binjai. Kedepannya kami berharap masih dapat memberikan sumbang saran untuk pengembangannya.(BS09)
 

Tags
beritaTerkait
Curi Laptop dan Jam Tangan, Residivis Curat Masuk Bui Lagi
Edarkan Sabu di Binjai, Pemuda Asal Padang Lawas Ditangkap Polisi
Empat Bandar Narkoba di Binjai Dibekuk Polisi
Pemko Binjai Tandatangani MoU dengan Kemnaker RI, Sinergikan Data Ketenagakerjaan untuk Perluas Akses Kerja dan Pelatihan
Pimpin Rapat Kerja Perdana Tahun 2025, Walikota Binjai Tekankan Pentingnya Kerjasama Semua Pihak
Perkuat Kebersamaan dan Keimanan, DP Korpri Kota Binjai Gelar Tausyiah Ramadan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker