Sabtu, 09 Mei 2026

Di Festival HAM Indonesia 2018, Bupati Pakpak Bharat Paparkan Implementasi Penegakan HAM

Minggu, 18 November 2018 14:15 WIB
Di Festival HAM Indonesia 2018, Bupati Pakpak Bharat Paparkan Implementasi Penegakan HAM
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Bupati Pakpak Bharat Dr Remigo Yolando Berutu MFin MBA mendapat kehormatan menjadi narasumber pada Workshop Implementasi Kabupaten/Kota Hak Azasi Manusia (HAM) dalam rangkaian acara Festival HAM Indonesia 2018, yang berlangsung di Sasana Adipura Pemkab Wonosobo, Jawa Tengah, pertengahan pekan kemarin.
 
Di hadapan peserta yang terdiri berbagai elemen pemerintahan, organisasi masyarakat sipil, dan akademisi, secara gamblang dengan gayanya yang khas dan lugas, Bupati yang simpatik ini memaparkan implementasi penegakan HAM di Kabupaten Pakpak Bharat. “Pembangunan tidak bisa dilepaskan dari HAM, bahkan secara eksplisit penegakan HAM terdeskripsi dalam visi dan misi Kabupaten Pakpak Bharat," ujar pakpakbharat.go.id, Minggu (18/11/2018). 
 
Dalam acara yang dimoderatori oleh Komisioner Komnas HAM, Sandrayati Moniaga, Bupati tak segan mengungkapkan bahwa masih banyak kekurangan yang dihadapi pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam penegakan HAM. “Karena sesungguhnya banyak sekali sisi kehidupan yang menyangkut hak azasi," jelasnya lebih lanjut dan menambahkan dengan membuat berbagai regulasi yang ada akan membantu pelaksanaan penegakan HAM.
 
Selain Bupati Remigo, tampak hadir sebagai narasumber Bupati Serdang Bedagai, Ir H Soekirman, pegiat HAM dari INFID, Zainal Abidin dan Ketua Komisi HAM Daerah Wonosobo, Sumaedi. Beragam pertanyaan banyak dilontarkan oleh peserta terkait penegakan HAM di daerah dan dikomparasikan dengan berbagai contoh kasus yang diketahui.
 
Ketua Komnas HAM, Drs Ahmad Taufan Damanik MA juga turut mengapresiasi Bupati Remigo yang begitu berperan dalam penegakan HAM. “Ini merupakan bentuk komitmen menjadikan HAM sebagai nilai dasar kehidupan. Konsep HAM merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari dan dapat berbentuk hal kecil sekalipun. Jika masyarakat sudah familiar dengan konsep itu, aplikasinya di kehidupan nyata akan semakin mengakar," tuturnya.
 
Festival HAM merupakan bagian dari konferensi Kabupaten/Kota HAM yang diselenggarakan setiap tahun sejak 2014 yang kali ini mengangkat tema ‘Merawat Keragaman, Meningkatkan Solidaritas, Menuju Indonesia yang Inklusif dan Berkeadilan’.Festival HAM Indonesia 2018 pada dasarnya merupakan ajang bagi pemerintah daerah dan para pihak untuk menyebarluaskan serta berbagi pengalaman tentang penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia. Selain itu juga merupakan ajang untuk menyebarluaskan gagasan Kabupaten/Kota HAM yang secara global sudah diterapkan di berbagai negara. (BS09)
 

Tags
beritaTerkait
Berkah Ramadan, SMP Muhammadiyah 05 Medan Berbagi Sembako dan Takjil ke Warga Sekitar
Kadin Sumut Apresiasi Kepemimpinan Bobby Nasution, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Pemulihan Pascabencana
RS Adam Malik Siagakan Pelayanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2025
SMP Muhammadiyah 05 Medan Gelar Ramadan Ceria Penuh Berkah
Tim Jalan Cepat Indonesia Tuntaskan Penampilan di Jepang
Sidak RSUD Djoelham, Wawako Binjai Pastikan Semua Pelayanan Setara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker