Kamis, 20 Agustus 2026

Selain Tembak Mati Dua Terduga Teroris, Polisi Juga Temukan 7 Tabung Bahan Peledak di Tanjungbalai

Jumat, 19 Oktober 2018 19:45 WIB
Selain Tembak Mati Dua Terduga Teroris, Polisi Juga Temukan 7 Tabung Bahan Peledak di Tanjungbalai
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dua pelaku terduga teroris ditembak mati oleh Tim Densus 88 Mabes Polri di Gang Jumpul, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung, Tanjung Balai, Kamis (18/10/2018) sore. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah bahan peledak serta senjata rakitan.
 
Kedua terduga teroris berinisial AN dan RI terpaksa ditembak karena melakukan penyerangan dengan senjata saat Tim Densus 88 Mabes Polri melakukan penyergapan. "Tersangka meninggal dunia kemarin pada saat dilakukan penindakan. Kedua pelaku melakukan perlawanan dengan senjata api dan juga senjata tajam," ujar Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto kepada wartawan, Jumat (19/10/2018).
 
Dalam penyergapan tersebut, jelas Agus, turut diamankan barang bukti berupa 1 unit senjata api rakitan, 3 selongsong peluru, 1 buah pisau, dan 5 box kontainer (tabung) berisi bahan peledak."Jadi masyarakat juga yang menemukan dan memberi petunjuk pada petugas tentang keberadaan para pelaku, sehingga pelaku bisa dilumpuhkan dan karena perlawanan dilakukan tindakan tegas," jelasnya.
 
Lebih lanjut Jenderal bintang dua ini menerangkan, saat dilakukan pengembangan di rumah pelaku, pihaknya kembali menemukan barang bukti berupa 3 rompi berisi 7 tabung bahan peledak, rompi berisi paku dan juga serbuk bahan pembuatan bom rakitan. Agus menuturkan, kedua terduga teroris ini merupakan kelompok Syaiful yang ditangkap pada bulan Mei yang lalu."Ini merupakan DPO. Kemudian mereka menjadikan sasaran Mako Polri, Vihara dan objek lain," tegasnya.
 
Sementara itu, Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lanjutan terkait peristiwa ini. Maka dari itu, sambung dia, status Tanjungbalai sudah menjadi siaga satu antisipasi gangguan Kamtibmas.
 
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari lapangan menyebutkan, dua orang itu diberondong peluru di salah satu rumah kontrakannya.Azwan (16) warga sekitar menuturkan waktu kejadian, dirinya sedang memperbaiki sepeda motornya yang mogok di pinggir jalan sekitar lima ratus meter dari TKP.Kamis siang sekitar pukul 12.45 WIB, lanjutnya, dia melihat seorang pria menggenggam pistol berhadapan dengan dua lelaki dengan pisau komando di tangan. 
 
Pria berpistol menyuruh kedua terduga menyerah dan angkat tangan dibarengi dua kali tembakan ke udara.Namun kedua terduga tidak menggubris, sehingga petugas mengarahkan tembakan ke kaki sebanyak empat kali hingga melukai satu dari mereka.Setelah tertembak, pria terluka dibopong temannya masuk ke salah satu rumah warga, sementara petugas bersenjata mencari bantuan.
 
Tidak berapa lama, puluhan orang bersebo menggunakan sepeda motor dan dua mobil minibus lalu lalang di sekitar penembakan."Sekitar pukul, 15.30 WIB terdengar rentetan tembakan dari arah TKP, dan ternyata dua pria bersenjata pisau itu tertembak dan langsung dimasukkan ke mobil Toyota Rush warna silver," ujar Azwan.
 

Tags
beritaTerkait
Komunitas Peduli Seniman Sumut Kutuk Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Jurnalis Tempo
Pengelola Lapak Judi dan Sabung Ayam Teror dan Serang Panti Asuhan YPPK di Desa Helvetia
Bom Sisa Zaman Penjajahan Ditemukan di Tanjung Balai
Jenderal Rusia Tewas Dibom Ukraina, Putin Akui Kegagalan Keamanan
Lanud Sultan Hasanuddin Bersama BNPT Gelar Sosialisasi Perkembangan dan Antisipasi Tindak Pidana Terorisme
Warga Kampung Kompak Jalan H Anif Diserang Preman dengan Klewang, Puluhan Orang Luka-luka
komentar
beritaTerbaru
hit tracker