Minggu, 23 Agustus 2026

Tersenyum, Pengusaha Properti Asal Medan Mujianto Mengaku Tak Dapat Keadilan

Rabu, 25 Juli 2018 19:15 WIB
Tersenyum, Pengusaha Properti Asal Medan Mujianto Mengaku Tak Dapat Keadilan
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Malaysia, Thailand dan Singapura menjadi tempat bagi Mujianto alias Anam dalam pelariannya, sebelum akhirnya ditangkap oleh Imigrasi Bandara Soekarno Hatta saat akan terbang menuju ke Singapura pada Senin (23/07/2018) kemarin.
 
Saat Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumut (Poldasu) Kombes Pol Andi Rian memberikan paparan penangkapan Mujianto, di halaman Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Mapolda Sumut, Rabu (25/07/2018), Mujianto terlihat hanya tersenyum. Selain itu, ia juga terlihat mencermati setiap pertanyaan yang diajukan wartawan terhadap Direskrimum Poldasu Kombes Pol Andi Rian.
 
Namun, ketika wartawan sempat menanyakan alasan kabur, Mujianto sempat menyatakan jika dirinya merasa tidak mendapat keadilan. Akan tetapi, sebelum sempat membuat pernyataan secara panjang lebar, Andi Rian menyanggahnya, karena Mujianto tidak diberkenankan untuk berbicara."Saya merasa tidak adil," ujar Mujianto singkat.
 
Sebelumnya, Andi Rian menjelaskan, pelarian Mujianto diawali pada tanggal 7 April 2018, pengusaha properti asal Medan ini kabur dari Jakarta ke Medan, lalu ke Banda Aceh untuk berangkat ke Kuala Lumpur sebelum akhirnya ke Singapura. Selanjutnya pada 19 April 2018 ia diketahui mengunjungi Bangkok dan Chiang Mai di Thailand.Selanjutnya, pada 14 Juni 2018, Mujianto kembali masuk ke Singapura. 
 
Sedangkan tanggal 28 Juni 2018 ia kembali ke Jakarta, hingga akhirnya pada 23 Juli 2018 dicekal oleh Imigrasi Bandara Soekarno Hatta saat akan terbang menuju ke Singapura.
 
Mengingat kasus yang menjerat Mujianto sudah P21, kata Andi Rian, maka Mujianto dan barang bukti akan diserahkan ke Kejati Sumut (Kejatisu) pada Kamis (26/07/2018) besok. "Mujianto terancanm hukuman maksimal 6 tahun.Tersangka kabur karena merasa tidak bertanggungjawab dan tidak merasa bersalah. Selain itu, ia meninggalkan Indonesia karena inisiatifnya sendiri," pungkasnya.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Berikan Layanan Porter Gratis bagi Pemudik di Bandara Kualanamu
Wujudkan Tanam Padi Tiga Kali Setahun, Gubernur Sumut Minta Bantuan ke Presiden untuk Perbaikan Tanggul
Pemko Binjai Dukung Penuh Program Nasional 1 Juta Hektar Lahan Jagung
Siber Bareskrim Bongkar Sindikat Deepfake Catut Prabowo, 1 Pelaku Ditangkap
Pemko Sibolga Hadiri Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar
Pangkoopsud II Laksanakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektar Serentak  Dukung Swasembada Pangan 2025
komentar
beritaTerbaru
hit tracker